PKDB Punya Gawe (3-tamat)

Di antara kerumunan manusia yang lalu-lalang mengurusi meong-meongnya yang akan disteril, dia berkeliaran. Menyelip di antara langkah kaki. Mengintip keranjang-keranjang warna-warni.

Bocah ini kurasa berumur sekira 1,5 bulan. Bulunya tabby hitam abu menyebar dengan hitam unik di bagian kepalanya. Matanya belekan. Kemungkinan karena cacingan dan kurang gizi. Ia lantas menjadi kesayangan semua orang. Dipangku, digendong, diajak main, dikasih makan…

Kocak! Kubayangkan dia bakal jadi meong tengil.


Beberapa hari yang lalu -secara kebetulan- aku bareng Ria sempat nengok Mail di rumah emak barunya, Meylha. Sakit, badannya lemas. Perih rasanya melihat tak ada aura kehidupan di tubuh mungil itu.

Dan begitulah memang akhirnya.. Mail tak sanggup bertahan. Mungkin dia pergi menyusul ibunya, atau saudara-saudaranya yang lebih dulu terbang ke rainbow bridge.

Selamat jalan, Mail. RIP, petualang cilik…

Cerita sebelumnya:
- Baksos steril meong oleh PKDB
- Para meong pun lalu dibedah

About these ads

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s