Antisipasi serangan Tomcat
Telah dituliskan: Maret 29, 2012 Filed under: Kesehatan, Lingkungan | Tags: antisipasi tomcat, apa itu tomcat, bahaya tomcat, blog dhenok hastuti, gatal akibat tomcat, mengatasi serangan tomcat, pencegahan tomcat, tomcat serangga Leave a comment »Diantara keriuhan pembicaraan tentang naiknya harga BBM, topik ini menyeruak: Tomcat! Tadinya cuma selewat saja mendengar dan membaca. Tapi gara-gara muncul beritanya di Kompas online hari ini bahwa si mas tom yang bukan golongan meong ini mulai masuk wilayah Jakarta, jadi pengen tau lebih detil. Baiklah, mari coba kita cari referensinya…
Banyak sekali yang menurunkan tulisan tentang binatang ini, maka kurangkum saja dari sejumlah media online yang kutemukan menjadi bentuk ini:
Apakah Tomcat itu?
Tomcat adalah sejenis serangga. Disebut juga sebagai Kumbang Rove. Ada pula yang mengenalinya sebagai Semut Semai, Semut Kayap, atau Charlie. Kumbang ini mempunyai ukuran kurang daripada 1 cm panjang. Badannya berwarna kuning gelap di bagian atas, bawah abdomen, dan kepala berwarna gelap. Bagian tengah abdomen yang berwarna hijau tua mempunyai sepasang sayap keras. Sepintas kilas, kumbang ini menyerupai semut. Kalau merasa terganggu, dia akan menaikkan bagian abdomen supaya kelihatan seperti kala jengking untuk menakuti musuh. Tomcat tidak menggigit tetapi mengeluarkan cairan.
Dimana habibat Tomcat?
Tomcat sebetulnya hidup di daerah persawahan. Petani selama ini diuntungkan karena mereka membunuh wereng. Namun laporan yang muncul akhir-akhir ini, selain menyerang kawasan yang daerah pertaniannya rusak, Tomcat juga menghajar kawasan yang pertaniannya masih bagus. (Apakah terjadi mutasi yang menjadikan Tomcat baru ini lebih ganas? Entahlah..blm ada berita lanjutannya.)
Apakah Tomcat berbahaya?
Cairan racun paederin yang dikeluarkan Tomcat, dinilai tidak mematikan bagi manusia. Dampaknya tidak terlalu berbahaya, tapi pengaruhnya berupa kulit akan mengalami iritasi dan terasa panas. Dua hari setelah terpapar cairan Tomcat, pada kulit akan tampak bintik hitam, gatal, dan berair. Kulit akan berwarna merah menyerupai lesi. Dampak terburuknya, kulit akan terasa panas dan memerah seperti terkena luka bakar, tapi tetap: tidak mematikan.
Apakah gatal-gatal tersebut menular?
Gatal yang disebabkan Tomcat tidak menular. Namun selain terpapar dari Tomcat langsung, penyakit ini bisa muncul melalui media perantara seperti handuk, baju, dan barang lain yang terpapar racun paederin.
Pertolongan pertama apa yang perlu diberikan kepada korban?
Cukup dibasuh dengan air mengalir, sabun, dan antiseptik di kulit yang terkena racun. Setelah itu, diberi salep kulit steroid atau antibiotik untuk penyembuhan. Hal itu dikarenakan racun Tomcat mengancung zat asam yang bisa hilang dengan dibasuh air sabun.
Apa yang harus dilakukan ketika terjadi serangan Tomcat?
Jika Tomcat menempel di kulit: jangan dipukul, karena justru cairan tubuhnyalah yang menyebabkan iritasi. Singkirkan dulu dari bagian tubuh kita.
Apakah ada tindakan pencegahan?
Racun dari cairan Tomcat dapat dibunuh dengan menyemprotkan cairan insektisida formulasi aerosol yang dijual bebas di pasaran. Tomcat bisa mati dalam jangka waktu 30-60 menit, pasca penyemprotan. Hati-hati, jangan sampai insektisida malah mengganggu kesehatan anak-anak atau binatang peliharaan di rumah.
Semoga bermanfaat..dan semoga bahkan tidak dikunjungi sama sekali oleh si mas Tomcat.. mending mas-mas yang lain ajalah ya..
Tinggalkan styrofoam demi kesehatan dan BUMI tercinta (mari mengolah sampah mandiri dengan Takakura Home Method)
Telah dituliskan: Mei 21, 2011 Filed under: Corat-coret, Kesehatan, Lingkungan | Tags: bahaya styrofoam, kemasan dari styrofoam, mari kasihani bumi, mengolah sampah mandiri, styrofoam, takakura home method 3 Comments »Dalam beberapa hari terakhir, aku bertemu dengan styrofoam sebagai pembungkus makanan. Yang pertama di sebuah pusat perbelanjaan di ibukota. Yang aku ingat, pada sebuah sudut di perbelanjaan ini ada warung lontong Padang. Bergegas aku mencari, agak sulit karena besarnya bangunan dan berjibunnya los-los pedagang. Setelah naik turun eskalator, akhirnya kutemukan juga salah satu menu kesukaanku itu. Tapi o’o..dikemasnya pakai styrofoam! Dan seperti biasa aku akan membatalkan belanja di tempat makanan yang menggunakan styrofoam sebagai kemasan. Bukan hanya karena pengaruh styrofoam terhadap makanan, tapi juga karena tidak adanya komitmen dari si pedagang terhadap lingkungan. Oke deh..akhirnya batal makan lontong Padang.
Berikutnya, saat pulang ke rumahku di sebuah pinggiran kota-sebetulnya lebih tepat disebut desa- selama 2 hari berturut-turut mendapatkan kiriman makanan dari tetangga. Yang pertama ulang tahun anak, dan yang kedua syukuran kelahiran. Dan…dua-duanya menggunakan styrofoam! Bukannya tidak bersyukur, tapi please dong..jangan pake styrofoam
Akhirnya makanan dipindahkan di piring dan kotak styrofoam disimpan. Biasanya kumanfaatkan untuk pembenihan cabe, tomat, atau tanaman lainnya. Tapi bayangkan, berapa banyak orang yang mau memanfaatkan kembali kotak sterofom seperti itu? Sebagian besarnya akan lari ke tempat sampah. Itu yang masih untung..ada yang malah langsung melemparnya ke sungai..
Dalam pemikiranku, satu-satunya alasan mereka adalah sesuatu yang praktis dan murah. Kemungkinannya: (1) mereka sama sekali tidak tahu tentang sterofoam berbahaya sebagai pembungkus makanan dan tidak ramah lingkungan, (2) mereka tahu tapi dengan pertimbangan ekonomis, (3) mereka tahu tapi tidak peduli karena toh bukan mereka sendiri yang makan, dan bodo amat dengan lingkungan.
Kemungkinan tersebut dan fakta yang -setidaknya- kujumpai sebelumnya menunjukkan bahwa pengguna styrofoam beragam, bukan hanya kalangan bawah yang kurang informasi tapi juga mereka yang cukup melek huruf. Bukan hanya mereka yang tinggal di wilayah perkotaan, namun juga sudah menghinggapi masyarakat pedesaan yang ikut terserang budaya instan.
Dan kurasa selain kesadaran masing-masing anggota masyarakat dan juga penghuni bumi ini, perlu adanya keterlibatan pemerintah untuk merumuskan aturan pelarangan penggunaan styrofoam (terutama untuk makanan). Taman Margasatwa Ragunan (TMR) pernah mengeluarkan aturan larangan penggunaan styrofoam sebagai wadah penyimpanan makanan. Bahkan, pihak pengelola mengancam akan mencabut ijin berjualan kepada para pedagang yang masih menggunakan wadah tidak ramah lingkungan tersebut. Itu informasi tahun yang lalu, entah apakah masih berlaku atau tidak saat ini. Karena tentu saja dibutuhkan konsistensi dari si pembuat aturan.
Kita tengok saja Mc Donalds yang beberapa tahun lalu mengumumkan akan mengganti wadah styrofoam dengan kertas. Tapi apa keputusan tersebut berlaku untuk Mc Donalds Indonesia? Tahun 2008, menunggu datangnya pagi aku ngopi di McD Cihampelas. Kopi disuguhkan dengan menggunakan gelas styrofoam. Saat itu kuminum, tapi saat itu juga kuputuskan tidak akan berkunjung ke restoran fast food tersebut. Entah sekarang masih menggunakan styrofoam atau tidak..semoga sih tidak.
Mengapa kita perlu menghindari styrofoam?
Styrofoam berbahaya karena terbuat dari butiran-butiran styrene, yang diproses dengan menggunakan benzana. Benzana ini diketahui dapat menimbulkan masalah pada kelenjar tyroid, mengganggu sistem syaraf sehingga menyebabkan kelelahan, mempercepat detak jantung, sulit tidur, badan menjadi gemetaran, dan menjadi mudah gelisah.
Dibeberapa kasus, benzana bahkan bisa mengakibatkan hilang kesadaran dan kematian. Saat benzana termakan, dia akan masuk ke sel-sel darah dan lama-kelamaan akan merusak sumsum tulang belakang. Akibatnya produksi sel darah merah berkurang dan timbullah penyakit anemia. Efek lainnya, sistem imun akan berkurang sehingga kita mudah terinfeksi. Pada perempuan, zat ini berakibat buruk terhadap siklus menstruasi dan mengancam kehamilan. Dan yang paling berbahaya, zat ini bisa menyebabkan kanker payudara dan kanker prostat.
Beberapa lembaga dunia seperti World Health Organization’ s International Agency for Research on Cancer dan EPA (Enviromental Protection Agency) styrofoam telah dikategorikan sebagai bahan carsinogen (bahan penyebab kanker).
Saat kita menyimpan makanan atau minuman dalam wadah styrofoam, bahan kimia yang terkandung dalam styrofoam akan berpindah ke makanan. Perpindahannya akan semakin cepat jika kadar lemak dalam suatu makanan atau minuman makin tinggi. Selain itu, makanan yang mengandung alkohol atau asam juga dapat mempercepat laju perpindahan. Penelitian juga membuktikan, semakin panas suatu makanan, semakin cepat pula migrasi bahan kimia styrofoam ke dalam makanan. Padahal di restoran-restoran siap saji dan di tukang-tukang makanan di pinggir jalan, styrofoam digunakan untuk membungkus makanan yang baru masak. Malahan ada gerai makanan cepat saji yang memanaskan lagi makanan yang telah terbungkus styrofoam di dalam microwave. Nah lho..seberapa banyak zat berbahaya yang ikut kita konsumsi?
Selain berefek negatif bagi kesehatan, styrofoam juga tak ramah lingkungan. Styrofoam tidak dapat diuraikan oleh alam, sehingga ia akan menumpuk begitu saja dan mencemari lingkungan. Proses pembuatan styrofoam sendiri juga mencemari lingkungan. Data EPA (Enviromental Protection Agency) di tahun 1986 menyebutkan, proses pembuatan styrofoam menghasilkan banyak limbah berbahaya. Maka kemudian EPA mengkategorikan proses pembuatan styrofoam sebagai penghasil limbah berbahaya ke-5 terbesar di dunia. Selain itu, proses pembuatan styrofoam menimbulkan bau yang tak sedap yang mengganggu pernapasan dan melepaskan 57 zat berbahaya ke udara.
Bagaimana? Masih akan menggunakan styrofoam sebagai kemasan makanan? Please deh..hari gini masih pake styrofoam? Apa kata dunia?
So, daripada mengkhianati BUMI tercinta yang telah memberinkita sumber kehidupan, mari kita bantu dia tetap sehat dengan banyak hal positif yang bisa kita lakukan, misalnya: melakukan 3R, menerapkan pupuk organik, menanam pohon, dan masih banyak lagi. Dan satu hal yang saya ingin ajak di sini: mengelola sampah sendiri. Setelah 3R, kita bisa mengelola sampah di rumah dengan proses sederhana ini. Tidak perpanjang-panjang, silakan lihat videonya. Selamat mencoba!
dari berbagai sumber
Serangan Jantung, penyakit mematikan
Telah dituliskan: Februari 8, 2011 Filed under: Kesehatan | Tags: blog dhenok hastuti, gejala sakit jantung, kematian adjie massaid, menghindari sakit jantung, mengubah gaya hidup, mewaspadai serangan jantung, pola hidup sehat, tanda tanda serangan jantung Leave a comment »Seorang kawan sedang berkunjung dan menginap di rumah. Pagi, yang dilakukannya setelah bangun adalah nonton TV, hal yang sangat jarang kulakukan belakangan ini. Sedang agak ‘bermusuhan’ dengan media TV. Tapi tak urung aku nengok tayangan info seleb yang ditontonnya: cerita tentang Adjie Massaid. Walah.. Adjie meninggal dunia! Aku bener-bener baru tau. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un…
Adjie meninggal dunia pada usia 43 tahun, masih relatif muda untuk sebuah serangan jantung. Tapi lebih dari sepuluh tahun lalu pun aku kehilangan seorang kawan yang juga mengalami serangan jantung dan meninggal dunia pada usia 44 tahun. Jadi tampaknya memang sudah agak lama jantung mengintai orang-orang yang masih relatif muda.

Kucari-cari kembali file lama soal kesehatan yang pernah kukumpulkan ketika masih siaran. Entah sumbernya dari mana, sdh tidak jelas. Ini hanya saran singkat saja, 6 (enam) cara rekomendasi dari World Health Organization (WHO) untuk mencegah penyakit jantung (bagi yang belum terkena gejala penyakit jantung):
1. Rajin Olahraga/ Aktivitas Fisik
Jika tidak sempat melakukan olah raga yang berat seperti bermain sepak bola, futsal, senam, renang, bulutangkis, bola voli, bola basket, dan lain-lain kita bisa melakukan jalan kaki atau jalan-jalan tanpa henti sekitar 30 menit agar jantung melakukan aerobik.
2. Senang Makan Buah-Buahan Dan Sayur-Mayur
Rekomendasi dari WHO adalah melakukan konsumsi buah dan sayur seberat 400 gram setiap hari. Pastikan buah dan sayur-sayuran yang kita akan makan atau minum masih segar dan tidak terkontaminasi kuman dan bahan kimia yang berbahaya. Variasikan buah dan sayur dengan memilih buah dan sayur yang berbeda-beda setiap hari sesuai selera anda.
3. Mengurangi Konsumsi Garam dan Makanan Asin
Tubuh kita sebenarnya hanya memerlukan garam kurang dari 5 gram setiap hari atau sekitar kurang dari 90 mmol. Hindari atau kurangi makanan yang asin-asin seperti ikan teri, ikan asin, rujak campur garam, dan lain sebagainya. Gunakan garam secara bijaksana dalam membuat makanan serta jika bisa pesan makanan dengan sedikit garam dan micin demi kesehatan kita.
4. Mengurangi Konsumsi Makanan Mengandung Lemak Jenuh
Mengurangi konsumsi makanan dan minuman sehingga konsumsi lemak jenuh sehari hanya kurang dari 10% dari angka kebutuhan kalori kita. Contoh jika kebutuhan kalori kita 2000 kalori maka pastikan lemak jenuh yang masuk ke tubuh kita tidak lebih dari 200 kalori. Informasi jumlah kandungan lemak dapat anda baca di kemasan produk makanan dan minuman.
5. Mengurangi Konsumsi Makanan Mengandung Lemak Trans
Makanan yang digoreng seperti tempe goreng, ikan goreng, ayam goreng, kacang goreng, tahu goreng, pisang goreng kalimantan, dan lain sebagainya ada baiknya anda kurangi dari sekarang. Ubah cara memasak dari goreng jadi rebus atau kukus agar lebih sehat. Bila terpaksa menggoreng pun gunakan minyak goreng yang kondisinya masih baik, segar dan sehat.
6. Mengurangi Konsumsi Makanan Mengandung Lemak Total
Makanan dan minuman yang kita makan dan minum terkadang mengandung banyak lemak seperti susu sapi, es krim, mentega, daging ayam, dan lain-lain. Oleh karena itu jangan malas untuk menghitung kandungan makanan yang kita konsumsi termasuk lemak. Lemak total yang dikandung makanan dan minuman kita tidak boleh lebih dari 30% dari kebutuhan kalori total. Misalnya jika tubuh kita butuh 3000 kalori maka sebaiknya lemak total yang kita konsumsi tidak lebih dari 900 kalori.
***
Bagaimana dengan mereka yang meninggal dunia saat berolah raga atau pasca berolah raga? Itu kasus yang terjadi pada Adjie Massaid dan beberapa pesohor lain seperti Basuki dan Benyamin S.
Kalau kita melihat kasusnya, serangan jantung yang timbul usai berolahraga itu biasanya terjadi pada orang yang punya risiko penyakit jantung atau pada mereka yang jantungnya tidak terlatih namun nekat berolahraga. Maka yang terkena serangan biasanya mereka yang sudah tidak muda lagi, atau meskipun masih muda jarang melakukan aktivitas fisik atau beraktivitas fisik secara berlebihan.
Ada beberapa catatan yang kudapat dari situs info kesehatan tentang bagaimana sebaiknya berolah raga, terutama untuk yang sudah memiliki resiko penyakit jantung.
Hindari Olahraga Permainan
Sebetulnya olahraga sangat penting untuk kesehatan jantung. Menurut Dr. Michael Triangto, Sp.KO, olahraga bermanfaat antara lain untuk menguatkan otot, tulang, jantung, dan paru-paru, serta melancarkan peredaran darah. Lalu, mengapa orang justru meninggal mendadak saat sedang berolahraga? Adakah olahraga tertentu yang membahayakan kesehatan? Olahraga apa saja yang baik untuk kesehatan jantung?
Menurut Kepala Departemen Kedokteran Olahraga PB PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) ini, jenis olahraga yang dianjurkan untuk memelihara kesehatan bukan olahraga prestasi atau yang sifatnya permainan, seperti bulutangkis, tenis, sepakbola, ataupun futsal. “Olahraga yang sifatnya permainan tidak dianjurkan karena temponya bisa tiba-tiba cepat atau tiba-tiba melambat,” ujarnya.
Banyak kejadian meninggal saat melakukan olahraga prestasi, terutama pada mereka yang memillki risiko tinggi mengalami gangguan jantung. “Terutama jika umur sudah di atas 50 tahun,” katanya.
Untuk menghindari musibah tersebut, Dr. Michael menganjurkan mereka yang berisiko mengalami gangguan jantung memilih olahraga jenis aerobik saja. Jalan cepat, joging, berenang, bersepeda, dayung, atau senam jantung sehat tidak membahayakan kerja jantung.
Olahraga jenis aerobik dianjurkan karena memacu kerja jantung secara bertahap. Pengertiannya, olahraga jenis ini memacu jantung untuk mengambil oksigen sebanyak-banyaknya guna memenuhi kebutuhan oksigen ke seluruh tubuh.
Minimal olahraga ini dilakukan 15-30 menit secara rutin tiga kali sepekan, dalam hari yang tidak berurutan. Hal ini untuk meningkatkan kebugaran. Menghindari lift, lalu naik tangga juga termasuk olahraga aerobik. Parkir mobil di tempat yang jauh dad pintu masuk, lalu berjalan, juga sangat dianjurkan.
Bahaya di Atas 30
Mereka yang tidak terbiasa berolahraga, sebaiknya mengecek kondisi kesehatannya terlebih dulu sebelum ikut olahraga permainan. Walau terlihat sepele, hal ini harus dilakukan agar tidak fatal akibatnya.
Kematian mendadak sesaat setelah melakukan olahraga permainan terjadi karena tubuh tidak terbiasa melakukan aktivitas fisik yang berat. “Olahraga futsal, seperti yang dilakukan almarhum Basuki, termasuk dalam kategori aktivitas fisik berat. Bisa saja dia sudah mengalami kelainan pada jantung, sehingga aktivitas fisik berat tersebut menambah beban pada jantungnya,” ujar Dr. Sadoso Sumosardjuno, Sp.KO, redaktur ahli Gaya Hidup Sehat.
Bila hendak melakukan olahraga permainan, cek dahulu kesehatan atau kondisi tubuh. “Jangan melakukannya secara mendadak, padahal kita tidak tahu kondisi tubuh,” kata dokter senior di bidang kesehatan olahraga ini.
Selain itu, juga ada kemungkinan kebiasaan yang kurang menguntungkan. Contohnya, malam sebelum melakukan olahraga permainan tersebut, tidur terlalu larut atau memiliki kebiasaan jelek seperti merokok.
Langkah lain yang juga harus dilakukan sebelum melakukan olahraga permainan, terlebih pada mereka yang jarang atau sama sekali tidak pernah berolahraga, tentu saja dengan berlatih sedikit demi sedikit. Perubahan mendadak untuk badan yang tidak terlatih dengan baik malah bisa membahayakan.
Sebaliknya, bagi mereka yang memiliki kebiasaan jalan kaki setiap pagi dan kemudian bermain olahraga permainan, tentu saja tidak menjadi masalah. Sebab, kondisi jantungnya sudah terbiasa dengan latihan rutin.
“Hal penting yang perlu diingat adalah tidak melupakan pemanasan. Pemanasan itu sangat diperlukan,” kat Dr. Sadoso. Pemanasan bukan hanya untuk olahraga permainan, tetapi setiap akan melakukan olahraga apapun.
Kalaupun kurang pemanasan dan kondisi tubuh baik-baik saja, dalam arti tidak memiliki gangguan penyakit, tidak berakibat terlalu fatal, mungkin pingsan. Namun, akan menjadi fatal bila ada penyebab lain yang menyertai.
Menurut Dr. Sadoso, “Sebenarnya tidak terlalu masalah bila mereka yang berusia di atas 30 tahun melakukan olahraga permainan kalau kondisi tubuhnya baik, kesehatan jantungnya juga baik, istirahat cukup.”
Dengan kata lain, baru mau melakukan olahraga permainan ketika usia sudah di atas 30 tahun, dan jantung tidak terlatih, sebaiknya berpikir berulang-ulang kalau tidak mau mati mendadak.
Olahraga yang Cocok
Berbagai penelitian memperlihatkan bahwa olahraga teratur dapat membantu menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Olahraga bersifat aerobik cenderung memberi keuntungan besar, tetapi beberapa di antaranya, seperti berlari, sering terlalu berat untuk persendian bagi orang yang mulai usia lanjut.
Ada beberapa jenis olahraga yang menguntungkan dan tidak terlalu sulit dilakukan orang lanjut usia. Meski begitu, Anda tetap harus minta petunjuk dokter sebelum menjalankan program olahraga.
• Renang adalah jenis olahraga yang paling lengkap. Olahraga ini menggerakkan semua otot tubuh dan jarang menyebabkan luka karena tidak membebani persendian.
• Aqua aerobics adalah aktivitas tanpa tekanan yang bersifat menyenangkan. Jenis olahraga ini seperti olahraga aerobik low impact yang menguntungkan seluruh bagian tubuh.
• Jalan adalah olahraga semua kelompok umur dan merupakan aktivitas sosial yang bersifat low impact. Anda dapat mengobrol dengan teman-teman selagi berolahraga. Jalan cepat dapat membakar kalori per kilometer yang kira-kira sama jumlahnya dengan kalori yang terbuang bila Anda lari.
• Latihan kekuatan membantu mempertahankan postur tubuh dan rasa keseimbangan. Jenis olahraga ini penting untuk orang lanjut usia.
• Latihan kelenturan merupakan latihan penting untuk orang lanjut usia. Latihan ini membuat sendi lentur dan membantu menghilangkan efek akibat serangan artritis.
• Yoga merupakan latihan kedisiplinan yang sudah ada sejak lama. Latihan ini dapat membangun kelenturan, stamina, dan pengontrolan napas, sering disebut The Fountain of Youth.
• Taichi, olahraga bela diri dari Cina, dapat memperbaiki keseimbaingan dan koordinasi. Latihan ini juga membangun kekuatan otot untuk memperbaiki kontrol motorik dan postur tubuh. Latihan ini memberi efek menenangkan bagi pikiran.
Pentingnya Pemanasan
Pemanasan sebelum olahraga diperlukan untuk mengurangi risiko cedera. Dengan pemanasan, tubuh siap berolahraga. Pemanasan akan meningkatkan aliran darah di sekujur tubuh. Ini artinya otot-otot tubuh dapat bergerak lebih mudah.
Pemanasan sebaiknya mencakup aktivitas fisik ringan. Pastikan Anda melakukan pemanasan bagi otot sebelum berolahraga. Contohnya, kalau Anda seorang pelari, beri pemanasan yang cukup pada otot kaki.
Ada beberapa tip melakukan pemanasan:
• Lakukan gerakan ringan selama 1-5 menit.
• Anda bisa melakukan jalan santai atau joging. Ini menjadi cara yang baik untuk memanaskan otot dan mempersiapkan tubuh untuk berolahraga.
• Pastikan pula Anda melakukan peregangan sebagai bagian dari pemanasan, terutama bila Anda berolahraga intensif atau dengan kecepatan tinggi.
• Jangan lupa lakukan pendinginan usai berolahraga dengan peregangan lagi. Juga lakukan aktivitas ringan seperti berjalan.
Yang penting sebelum melakukan olahraga permainan:
• Setiap orang harus mengetahui kondisi tubuhnya.
• Lebih baik berlatih sebelum bertanding.
• Jangan lupa siapkan fisik dengan tidur cukup. Tidur hanya dua jam lalu ikut olahraga permainan. bisa membahayakan keselamatan diri.
Mengenali gejala serangan jantung
Gejala-gejala ini untuk setiap orang biasa berbeda. Sebuah serangan jantung mungkin dimulai dengan rasa sakit yang tidak jelas, rasa tidak nyaman yang samar, atau rasa sesak dibagian tengah dada. Kadang, sebuah serangan jantung hanya menimbulkan rasa tidak nyaman yang ringan sekali sehingga sering disalahartikan sebagai gangguan pencernaan, atau bahkan lepas dari perhatian sama sekali.
Dalam hal ini, satu-satunya cara yang memungkinkan terdeteksinya sebuah serangan jantung adalah ketika harus menjalani pemeriksaan ECG untuk alasan lain yang mungkin tidak berkaitan. Dipihak lain, serangan jantung mungkin menghadirkan rasa nyeri paling buruk yang pernah dialami – rasa sesak yang luar biasa atau rasa terjepit pada dada, tenggorokan atau perut. Bisa juga mengucurkan keringat panas atau dingin, kaki terasa sakit sekali dan rasa ketakutan bahwa ajal sudah mendekat. Juga mungkin merasa lebih nyaman bila duduk dibanding bila berbaring dan mungkin nafas begitu sesak sehingga tidak bisa santai. Rasa mual dan pusing bahkan sampai muntah, bahkan yang lebih para yaitu ketika sampai kolaps dan pingsan.
Ada beberapa gejala yang lebih spesifik, antara lain:
* Nyeri. Jika otot tidak mendapatkan cukup darah (suatu keadaan yang disebut iskemi), maka okigen yang tidak memadai dan hasil metabolisme yang berlebihan menyebabkan kram atau kejang. Angina merupakan perasaan sesak di dada atau perasaan dada diremas-remas, yang timbul jika otot jantung tidak mendapatkan darah yang cukup. Jenis dan beratnya nyeri atau ketidaknyamanan ini bervariasi pada setiap orang. Beberapa orang yang mengalami kekurangan aliran darah bisa tidak merasakan nyeri sama sekali (suatu keadaan yang disebut silent ischemia).
* Sesak nafas. merupakan gejala yang biasa ditemukan pada gagal jantung. Sesak merupakan akibat dari masuknya cairan ke dalam rongga udara di paru-paru (kongesti pulmoner atau edema pulmoner).
* Kelelahan atau kepenatan. Jika jantung tidak efektif memompa, maka aliran darah ke otot selama melakukan aktivitas akan berkurang, menyebabkan penderita merasa lemah dan lelah. Gejala ini seringkali bersifat ringan. Untuk mengatasinya, penderita biasanya mengurangi aktivitasnya secara bertahap atau mengira gejala ini sebagai bagian dari penuaan.
* Palpitasi (jantung berdebar-debar)
* Pusing & pingsan. Penurunan aliran darah karena denyut atau irama jantung yang abnormal atau karena kemampuan memompa yang buruk, bisa menyebabkan pusing dan pingsan.
Mengorok, bukan hanya mengganggu pendengaran tapi juga gejala penyakit serius
Telah dituliskan: Januari 28, 2011 Filed under: Kesehatan | Tags: blog dhenok hastuti, gangguan kesehatan dengan gejala dengkur, kelebihan berat badan, mengatasi dengkur, mengatasi mendengkur, mengorok yang mengganggu, over weight mengakibatkan dengkur Leave a comment »Mengapa Dengkuran Terjadi?
Mendengkur atau biasa disebut ‘mengorok’ dalam dunia kedokteran disebut sleep apnea terjadi karena adanya penyempitan saluran nafas. Saluran nafas yang menyempit tersebut apabila dilalui udara maka akan menimbulkan suara. Sehingga, terciptalah dengkuran saat kita sedang tidur.
Penyebab menyempitnya saluran nafas antara lain sbb:
1. karena sewaktu tidur otot-otot pernafasan mengendur;
2. karena melemahnya otot tenggorokan dan otot lidah;
3. karena adanya amandel yang terlalu besar;
4. karena lidah jatuh ke belakang akibat posisi tidur yang terlentang, dan;
5. karena adanya benjolan pada tenggorokan sebagai akibat kegemukan atau penyakit tertentu.
Bahaya Mendengkur
Mendengkur ternyata bisa cukup berbahaya. Karena, pada saat mendengkur suplai oksigen ke seluruh tubuh terganggu akibat menyempitnya saluran nafas. Sehingga, apabila gangguan suplai oksigen tersebut berlangsung lama, saat tidur tubuh kita akan kekurangan oksigen. Akibatnya, nyawa kita akan terancam. Hal ini biasanya terjadi pada OSA (obstructive sleep apnea) dimana mendengkur sudah mencapai tahap mampu menghentikan pernapasan untuk beberapa saat. Ciri dengkuran berbahaya tersebut adalah dengkuran terdengar keras lalu tiba-tiba terputus dan dilanjutkan kembali dengan hentakan nafas. Saat terjadi situasi seperti itu seluruh organ tubuh kita akan bekerja lebih keras, termasuk jantung dan otak. Jantung akan bekerja keras memompa darah lebih banyak lagi untuk memenuhi kebutuhan oksigen. Sementara itu, otak bekerja keras membuat kita tersadar dari tidur agar pernapasan yang terhenti dapat dilanjutkan kembali. Dalam jangka pendek seseorang yang mendengkur seperti itu akan merasa mengantuk secara berlebihan pada siang hari saat tidak melakukan kegiatan yang melibatkan fisik.Selain itu, orang tersebut juga akan menjadi mudah lupa dan sulit untuk berkonsentrasi dengan baik. Dalam jangka panjang orang tersebut akan mudah terserang penyakit berbahaya sepert hipertensi (tekanan darah tinggi), stroke, dan jantung. Hal ini disebabkan karena jantung dan otak mereka akan mengalami kelelahan dan mudah rusak akibat sering dipaksa bekerja keras.
Selain dampak berbahaya tersebut, mendengkur juga dapat menyebabkan hal-hal berikut.
1. Tidur menjadi tidak sempurna sehingga selalu muncul rasa kantuk dan rasa lelah yang berlebihan di siang hari.
2. Muncul berbagai penyakit, seperti: mudah lupa, sakit kepala, darah tinggi, stroke, dan jantung.
Bagaimana Mengatasi Mendengkur?
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari mendengkur:
1. Ubahlah posisi tidur
Dengkuran disebabkan oleh langit-langit lunak, uvula, lidah, tonsil dan atau otot-otot di bagian belakang tenggorokan saling bergesekan satu sama lain dan menimbulkan bunyi bervibrasi selama kita tidur. Dengkur akan terjadi hanya jika kita berbaring dengan punggung dan lidah jatuh ke belakang dan meningkatkan penahanan udara. Tidur dengan menghadap ke samping akan membantu berhenti mendengkur. Bisa juga dengan menaikkan bagian kepala tempat tidur sekitar 4 inchi atau meletakkan benda di bawah matras. Akan tetapi, ketika dengkur semakin membaik, itu tetap bisa terjadi saat kita tidur menghadap ke samping atau dengan menaikkan kepala.
Masih mendengkur setelah memperbaiki posisi tidur? Berarti sudah saatnya mengubah gaya hidup..
2. Turunkan 10% berat badan
Jika mendengkur dipicu oleh faktor berat badan yang berlebihan, maka sebaiknya mengurangi berat badan agar jalan napas menjadi lega. Orang-orang yang kelebihan berat badan cenderung memiliki jaringan tebal di leher yang meningkatkan risiko mendengkur. Menurunkan sedikit berat badan, bahkan hanya 10% dari berat badan, akan membantu hentikan dengkuran.
3. Hindari alkohol dan obat penenang
Apapun yang membuat tenang seperti pil tidur dan alkohol dalam kadar rendah bisa menyebabkan dengkuran karena bahan ini cenderung menekan aliran napas. Alkohol menyebabkan penekanan pusat napas di otak. Kalau memang dengkuran karena minum alkohol dan obat penenang, sebaiknya mulai hentikan salah satu atau kedua-duanya.
4. Bila mendengkur disebabkan karena adanya amandel, maka sebaiknya segera lakukan operasi amandel.
5. Anda perokok? Naaaah, rokok juga dapat menyebabkan mendengkur. Jadi mungkin ini saatnya berhenti.
6. Hindari obat tidur, obat flu, obat penghilang rasa cemas, dan sejenisnya karena obat-obat tersebut juga dapat menimbulkan gangguan nafas saat tidur.
7. Jika kita memiliki alergi terhadap sesuatu, maka hindarilah faktor pemicunya. Karena, ternyata alergi juga dapat memicu timbulnya dengkuran.
8. Menghirup uap sebelum tidur
Alat pelega napas seringkali menyebabkan dengkuran. Jadi lebih baik melegakan hidung mampet dengan menghirup uap dalam-dalam melalui hidung. Caranya: sediakan air panas dan tutuplah kepala dengan handuk. Menghirup uap panasnya akan mengencerkan mucus penyebab hidung mampet.
9. Cobalah nasal strip
Studi menunjukkan, nasal strip bisa meredakan hidung mampet serta membantu berhenti mendengkur. Bernapas jauh lebih mudah jika lubang hidung terbuka lebar, jadi nasal strip yang digunakan pada hidung bisa membantu jika dengkuran disebabkan oleh masalah hidung. Tetapi, seringkali dengkuran disebabkan oleh masalah pada lidah atau langit-langit lembut dan bukan hidung.
10. Resep tradisional anti dengkur
Jika anda mempunyai kebiasaan ini tak perlu cemas, atasi dengan resep sederhana berikut ini: ambil 2 ruas kunyit, cuci bersih, memarkan hingga pipih, masukkan kedalam gelas, beri sedikit air hangat masukkan 2 sendok madu, aduk hingga rata, minumlah. Lakukan hal ini selama seminggu berturut turut, jika melakukan dengan tekun, niscaya kebiasaan mendengkur akan hilang.
Hari gini masih mendengkur? Apa kata duniaaa
Hati-hati ancaman penyakit di toilet umum!
Telah dituliskan: Januari 27, 2011 Filed under: Kesehatan | Tags: bakteri dan kuman di toilet umum, blog dhenok hastuti, closet duduk, closet jongkok, kesehatan di toilet umum, menghindari penyakit di toilet umum, model closet wc toilet yang aman, waspadai penyakit di toilet umum Leave a comment »Jreng!

Pasti serem kan liat foto ini?
Ni foto kuambil dari http://lifestyle.kompasiana.com/urban/2010/12/19/terjajah-closet/.. Entah bener ato tipuan kamera aku ga tau. Tapi bayangkan kalau itu benar. Jadi konon korban jatuh terpeleset saat jongkok di closet duduk. Terkenalah bagian belakangnya itu ke pinggiran closet yg terbuat dari keramik tajam. Jangan sampai kejadian..
Btw bicara soal closet, ini memang bahasan yang risih tapi perlu. Karena bicara closet selain soal kenyamanan juga kesehatan. Setiap hari orang melakukan kunjungan rutin minimal sekali dalam sehari. Artinya pertemuan dengan si closet pun bisa terjadi dimana saja, bukan hanya di rumah yang notabene relatif bisa kita jamin keamanannya. Masalahnya bagaimana kalau kita harus melakukan perjumpaan di toilet umum? Itulah yang musti sedikit diperhatikan..
Kemarin menemukan catatan di sebuah blog, sepertinya milik seorang gadis muda. Ia memotret fasilitas ruang belakang milik sebuah bandara entah dimana, lupa. Disitu terpampang foto sang closet, model jongkok lengkap dengan gayung. Dan komentarnya: please deh..di bandara gitu loh..toiletnya kaya begini.

Di satu sisi bisa diterima, tapi di sisi lain, untuk toilet umum aku lebih memilih closet model jongkok. Karena itu relatif lebih aman buatku. Aku pernah jumpai closet jongkok di salah satu pemberhetian jalan tol, model jongkok lengkap dengan tali pengguyur dengan flussing stick yg bisa diinjek sama kaki. Relatif sedikit persentuhan langsung dg benda tersebut. Nah, sejauh ini kurasa model ini yg paling aman untuk toilet umum.
Bicara soal kesehatan toilet, mengutip Majalah Majalah Dokter Kita (edisi 01 November 2008) ada peringatan untuk pengguna toilet duduk. Kenapa? Karena meski terlihat bersih bukan berarti bebas dari kuman. Pada sebuah penelitian, ditemukan setidaknya 21 jenis bakteri dan 2 jamur di area tersebut. Keberadaan kuman itu jangan dianggap sepele karena dapat mengganggu kesehatan. Gangguannya mulai dari gatal hingga infeksi saluran kencing.
Dan peringatan ini lebih besar untuk kaum perempuan. Pertama, adalah infeksi kulit pada dan sekitar vagina. Keluhannya bermacam-macam tergantung pada sebabnya, bisa karena jamur atau karena bakteri. Infeksi pada kulit mencakup rasa gatal-gatal pada area vagina, keputihan, bintik merah-merah dan lainnya. Tak hanya di vagina, infeksi kulit juga menyerang area selangkangan (antara vagina dan dubur).
Menurut Staf Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI-RSCM, Dr. J.M Seno Adjie, SpOG(K), daerah itu sangat rentan terkena jamur dan bakteri karena posisinya yang bersentuhan langsung dengan dudukan toilet. Penggunaan toilet yang kurang bersih juga ternyata memicu timbulnya gangguan saluran kemih/kencing (ISK). Bakteri atau kuman yang paling sering mengakibatkan infeksi itu antara lain Escherichia coli atau E. coli, Klebsiella, dan Pseudomonas. Penyebab infeksi paling utama adalah E. coli, yang banyak ditemukan di toilet. ISK sendiri ada dua jenis yaitu ISK bagian atas dan ISK bagian bawah (sistitis). Pada ISK bagian atas kuman menyebar lewat saluran kencing, ginjal, dan bahkan seluruh tubuh. Dampak lanjutannya penderita akan mengalami infeksi ginjal dan urosepsis. Itu sebabnya penyakit tersebut lama sekali tak boleh dianggap remeh.
Mengapa perempuan lebih rentan? Pasalnya tak lain adalah karena lokasi vagina dengan saluran kemih berdekatan. Padahal, vagina bisa menjadi sarang kuman dan bakteri, sehingga bila terinfeksi kuman maka bisa naik ke saluran kemih maka terjadilah ISK. Beda halnya dengan laki-laki yang saluran kemihnya lebih panjang sehingga kuman susah masuk.
Jadi bagaimana sebaiknya memilih closet?
Yang pertama tentunya memenuhi standar kebersihan. Yang kedua fasilitas airnya. Menurut dr Seno, memakai air dengan shower/semprot lebih aman daripada air yang ditampung di bak mandi atau ember. Menurut penelitian, air yang tergenang di toilet umum mengandung 70% jamur Candida. Air yang mengalir dari keran di toilet umum hanya menyimpan 10-20% jamur. Langkah terbaik dan aman, gunakan air kemasan untuk membasuh.

Sementara untuk model, masih menurut dr. Seno, closet duduk memang praktis, tetapi loset jongkok justru memiliki kelebihan-kelebihan yang membuat kita tetap sehat. Kelebihannya antara lain:
• Peluang terkena atau tertular kuman lebih kecil dari closet model duduk karena tidak ada kontak langsung antara kulit dengan closet.
• Terbiasa memakai closet model jongkok mengurangi resiko terkena penyakit ambien. Closet jongkok memungkinkan kita untuk mengejan lebih kuat daripada closet duduk. Dengan mengejan, otot panggul akan terlatih dan pada akhirnya akan terhindari dari penyakit satu itu.
So, bagaimana mengurangi resiko terpapar kuman toilet umum?
• Pilih toilet umum dengan closet jongkok. Toilet jongkok tidak menyentuh langsung permukaan closet dan lebih higienis.
• Jika menggunakan closet duduk, sebelum menggunakannya, bersihkan dulu pinggiran atau dudukan closet dengan cairan pembersih dan tisu baru. Bila perlu setelah dibersihkan, lapisi dudukan dengan tisu. => tidak ramah lingkungan ah!
• Jangan cebok di toilet umum dari air yang ditampung di bak mandi atau ember. Pakailah shower atau keran.
• Biasakan cebok dengan cara yang benar, yaitu dari arah depan ke belakang, jangan sebaliknya. Bila terbalik maka cara cebok seperti itu sama saja seperti menarik kotoran ke daerah vagina atau saluran kencing.
• Toilet bersih bukan jaminan terbebas dari kuman. Sumber kuman bisa jadi malah dari Anda sendiri, khususnya tangan. Biasakan untuk mencuci sebelum dan sesudah melakukan aktivitas di toilet.
Oke, selamat melakukan perjumpaan dengan toilet umum yang aman, nyaman, dan bersahabat

Perbedaan darah rendah dan kurang darah
Telah dituliskan: Januari 19, 2011 Filed under: Kesehatan | Tags: blog dhenok hastuti, hb rendah, hb tinggi, mengatasi anemia, nutrisi untuk anemia, penyebab anemia, perbedaan darah rendah dan kurang darah, tanda tanda anemia Leave a comment »Baru mendapat kabar dari kampung kalau bapak sedang sakit. Dokter mengatakan HB bapak rendah -karena sakit paru yang pernah dideritanya- dan memerlukan transfusi darah. Syukurlah sudah kembali dari rumah sakit dan tinggal melakukan kontrol rutin.
Bicara soal HB rendah atau sering dibilang kurang darah, ternyata banyak keluarga yang tidak cukup paham. Kucoba cari referensi untuk memberikan gambaran lebih detil. Barangkali Anda juga belum tau, ini rangkuman dari beberapa sumber yang aku dapat..
***
Banyak diantara kita yang memang salah paham dengan pengertian kurang darah dan darah rendah. Padahal istilah kurang darah sangat berbeda dengan darah rendah. Kurang darah adalah istilah awam untuk menyebutkan keadaan anemia yaitu kadar hemoglobin (HB) darah yang rendah atau kurang dari normal. Sedangkan darah rendah adalah kekuatan pompa jantung yang dibandingkan dengan tahanan yang ada di perifir atau pembuluh darah tepi.
Hemoglobin terdapat pada sel darah merah (eritrosit) yang berfungsi untuk membawa oksigen keseluruh organ tubuh. Oleh karena itu apabila seseorang kurang darah (anemia) maka akan mengeluh lemah (fatique) karena oksigen yang ke jaringan dan organ tubuh berkurang. Secara sederhana mungkin bisa dibedakan kalau ‘tekanan darah rendah’ yaitu tekanan darah dalam pembuluh darah yang berkurang sedangkan ‘darah rendah’ yaitu zat dalam darah itu sendiri berkurang.
Penyebab paling umum anemia adalah kekurangan zat besi. Kebanyakan dari wanita tidak menyadari bahwa dirinya mengalami anemia sampai ia menjalani tes darah seperti pada waktu donor darah atau tes darah lengkap. Wanita lebih beresiko mengalami anemia daripada pria. Hal ini dikarenakan wanita setiap bulannya kehilangan darah pada saat menstruasi dan harus memproduksi banyak darah.
Namun, ada cara yang dipercaya cukup signifikan dalam mencegah anemia. Yaitu diet ketat zat besi. Salah satu makanan tinggi zat besi adalah daging dan sayuran hijau. Dan perlu anda ingat kalau tannin dalam teh dapat menghambat penyerapan zat besi di usus. Oleh karena itu, sebaiknya tidak meminum teh sehabis makan daging.
Vitamin C juga memiliki efek yang bagus untuk penyerapan zat besi. Satu porsi steak daging dengan segelas jus jeruk merupakan kombinasi yang bagus untuk mencegah anemia.
Patokan ukuran Hemoglobin, untuk laki-laki (13,8 – 17,2 mg/dL) dan perempuan (12,1 – 15,1 mg/dL).
Tanda-tanda Anemia
a. Mata berkunang – kunang
b. Gampang mengantuk
c. Pucat
d. Lemah, letih, lesu
e. Lidah, bibir, kuku pucat
f. Wajah / muka pucat
Penyebab Anemia
a. Kekurangan Nutrisi (terutama yang mengandung zat besi, protein, dan asam folat)
b. Kehilangan darah / perdarahan
c. Penyakit kronis / menahun, misalnya TBC, cacingan
Penatalaksanaan Anemia
a. Istirahat dan batasi aktivitas
b. Meningkatkan asupan nutrisi terutama yang mengandung zat besi/Fe, protein, dan asam folat
c. Tranfusi
Nutrisi Untuk Penderita Anemia
a. Nutrisi adalah makanan yang mengandung cukup nilai gizi dan tenaga untuk perkembangan dan pemeliharaan kesehatan secara optimal
b. Makanan yang dianjurkan bagi penderita anemia adalah yang mengandung :
• Zat Besi ( Fe )
Ati, daging sapi, kuning telur, buah-buahan yang dikeringkan ( misal : kismis ), sayur-sayuran yang berwarna hijau (kangkung, daun katuk, daun ubi jalar, bayam, daun singkong, kacang buncis, kacang panjang, dll. ).
• Asam Folat
Ati, jamur, pisang, apel
• Protein
Telur, susu, tahu, tempe, kacang-kacangan
dari beberapa sumber








