Mengaromai Kopi Aroma

Kopi Sidikalangku sudah habis. Belum ada oleh-oleh dan kiriman lagi dari temen2 yang ke atau lg berkunjung ke daerah. Maka acara mengopi kembali menggunakan kopi langgananku: Aroma! Aku mengenal kopi bubuk buatan pabrik yang beralamat di Jalan Banceuy Nomor 51 Bandung ini sejak awal kerja di Radio Mara Bandung. Langsung merasa cocok.

Pabrik kopi Aroma sudah berdiri sejak sebelum Indonesia merdeka. Gedungnya sendiri dari awal berdiri hingga kini konon juga belum mengalami perubahan. Bangunan bergaya Art Deco ini awalnya bernama Koffie Fabriek Aroma. Namun nama itu kemudian lebih dikenal dengan nama lokal dan sesuai engan ejaan yang berlaku: Pabrik Kopi Aroma.

Menyusuri sejarah kopi di Kota Bandung memang tidak bisa lepas dari keberadaan Koffie Fabriek Aroma yang dirintis Tan Houw Sian. Sebelum memiliki pabrik sendiri, di tahun 1920-an Tan Houw Sian menjadi pekerja di pabrik kopi milik Belanda. Upah dari hasil kerja seharian itu terus ditabungnya sehingga ia bisa merintis pabrik kopi pada tahun 1930 dan membeli sendiri mesin pengolah kopi.

Pabrik Kopi Aroma berdiri di atas tanah seluas 1.300 meter persegi, tempat semua aktivitas pengolahan kopi berlangsung, mulai dari gudang penyimpanan, tempat penjemuran, pengolahan biji kopi, hingga toko. Sebagian besar peralatan pengolahan kopi juga masih menggunakan peralatan lama. Contohnya tungku pengolah yang telah berusia 78 tahun. Kayu bakar yang dipilih adalah kayu dari Pohon Karet. Selain ramah lingkungan, kayu jenis ini tidak menimbulkan asap tebal, tidak membuat perih mata sekaligus tidak mempengaruhi aroma dan rasa kopi.

Selain faktor kayu, proses sangrai juga mempengaruhi hasil akhir kopi. Setelah disangrai dalam waktu 1 jam lebih, biji kopi yang sudah masak lalu diayak untuk dilepaskan sisa kulitnya, kemudian dipilih biji yang benar-benar bagus. Setiap harinya, Pabrik Kopi Aroma menyangrai tidak kurang dari 200 kg kopi robusta dan arabika. Dari 200 kg tersebut hanya akan menghasilkan 160 kg karena penyusutan kandungan kopi. Setelah dipilih biji yang bagus, biji kopi kembali diayak kemudian digiling dan dikemas sesuai permintaan pembeli.

Biji kopi yang digunakan Pabrik Kopi Aroma bukanlah biji segar yang baru petik. Dibutuhkan waktu sekitar 8 tahun penyimpanan sebelum kopi disangrai dan digiling. Konon, selama itulah waktu terbaik untuk penyimpanan kopi. Maka tak heran jika Anda mengunjungi Pabrik Kopi Aroma akan Anda jumpai tumpukan karung goni berisi biji kopi Robusta dan Arabika. Tumpukan karung kopi tersebut dimulai dari satu meter di bawah lantai hingga menyentuh atap. Saking banyaknya sampai sang pemilik sendiri mengaku tidak tahu persis berapa banyak kopi yang tersimpan dalam gudang.

Penyimpanan ini mau tidak mau memang harus dilakukan. Ini namanya proses aging yang bermanfaat untuk memantapkan cita rasa kopi. Semakin panjang masa penyimpanan biji kopi, semakin rendah kadar kafein yang terkandung. Hasilnya, perut tak kembung dan tak ada rasa kecut yang tertinggal di tenggorokan. Kadar asam pada kopi pun turun hingga tinggal 2%-3% saja. Tradisi turunan Tan Houw Sian inilah yang dipegang oleh Widya (pewaris dan pengelola Pabrik Kopi Aroma saat ini).

Pak Widya mengurus langsung proses pengolahan kopi dari awal hingga siap jual. Bahkan yg kuingat, dulu anak sang pemilik pabrik sendiri suka mengantar pesanan kopi ke Radio Mara. Konon Pak Widya juga tidak akan keberatan dan sebaliknya akan senang hati kalau kita berkunjung dan mengajaknya bicara tentang kopi. Sarannya: datang pagi-pagi sebelum halaman toko tertutupi para pedagang kaki lima dan parkir. Kopi Aroma buka mulai jam 6 pagi. Nah, kalau katanya datangnya sebelum jam 6!

Berminat? Aku sih berminat sekali.. tapi ‘sebelum jam 6 pagi’-nya itu yg sengsara :)

 

 

 

referensi: koran pr


Belajar tentang kopi

Pengen punya warung kopi aaaaah! Dan biasa, kalo sudah ada keinginan biasanya beribu khayalan langsung menyerbu kepala. Tapi ternyata banyak yang musti dipelajari tentang kopi :(

Tapi baiklah, mari kita belajar..

Ada yang namanya coffee tasting wheel… Kopi ditinjau dari dua hal: rasa dan aroma.. Dan rupanya buanyak sekali yang masuk kategori rasa maupun aroma.

Kemudian, untuk mendapatkan masukan dari pelanggan, dan saat perencanaan membuat cafe atau warung kopi tentunya. Ini salah satu contoh chart untuk mencicipi kopi.

Yuk ah, tes tes…


Mencicipi Kopi Luwak

Dua hari kemarin mencicipi Kopi Luwak. Dan gratis! Merasa hebat dan dipamer-pamerin karena sebelumnya males banget beli liat harganya. Norak ya.. hehe..

Ceritanya kawannya kawanku baru buka cafe baru di kawasan Paskal Hypersquare. Beliau yang kebetulan punya agenda pertemuan diundang untuk menggunakan ruangan di cafe itu dan mencicipi Kopi Luwak. Hmmm siapa yang tidak mau ;)

Maka sambil pertemuan berjalan disuguhkanlah masing-masing orang secangkir Kopi Luwak dengan embel2: Kopi Luwak probiotik. Sedangkan Kopi Luwak alaminya hanya disajikan beberapa cangkir. Bisa dimengerti deh..harganya lebih mahal.

Kopi Luwak probiotik sendiri dibuat pada intinya adalah agar dapat memproduksi bubuk kopi dalam jumlah lebih besar dan juga untuk melindungi populasi binatang luwak. Tuh kan..Luwak mah lucu :)

Kalau pada proses produksi Kopi Luwak alami, biji kopi -hasil proses pencernaan binatang luwak (Paradoxurus hermaphroditus) yang memakan buah kopi- dijemur, disangrai, lalu digiling. Sedangkan pada Kopi Luwak probiotik, biji kopi dihasilkan dari buah kopi matang yang dipetik, lalu difermentasi secara khusus dengan mikroba probiotik, baru dijemur, disangrai dan digiling. Mikroba probiotik adalah hasil isolasi mikroba di usus halus dan usus buntu Luwak yang dipastikan tidak bersifat patogen alias aman.

Dengan mikroba probiotik, Kopi Luwak dapat diproduksi berdasarkan kebutuhan dan tidak terbatas pada jumlah Luwak ataupun kemampuan konsumsi Luwak. Bubuk Kopi Luwak sendiri berharga di kisaran Rp 1 juta-Rp 1,5 juta per kilogram. Dan kini menjadi salah satu andalan ekspor kopi bagi Indonesia.

Dari segi rasa mmmmmm…hampir sama, tapi ada berbeda memang. Kopi Luwak alami citarasanya lebih kuat tapi aromanya lebih lembut. Sebaliknya citarasa Kopi Luwak probiotik lebih lembut, tetapi aroma kopinya lebih kuat. Kalau ga salah begitu. Tampaknya musti dicoba ulang untuk memastikannya.. Tapi..semoga ada undangan lagi, dan..gratis :D

 


Mengenal Kopi Arabika dan Robusta

Pada Januari hampir dua tahun lalu aku menyepi ke Rawaseneng. Kebetulan disana ada kebun kopi yang lumayan luas. Aku sempat berbincang panjang tentang perawatan dengan dengan bapak2 konsultan perkebunan kopi yang mengurusi kebun kopi milik Pertapaan Rawaseneng tersebut. Sayangnya belum berkesempatan lagi untuk datang dan melihat langsung proses panen kopi :(

Bicara tentang kopi, sebetulnya tanaman yang masuk keluarga Coffea ini memiliki 60 varietas kopi yang berbeda. Tapi sejauh ini yang banyak dikenal masyarakat dan memiliki  nilai untuk diperdagangkan hanya dua yaitu Coffea Arabica (Arabica) dan Coffea canephora (robusta).

Berbagai jenis kopi dibedakan oleh variasi dan asal tanaman tersebut (dataran tinggi atau dataran rendah), dua hal tersebut akan mempengaruhi rasa dan aroma kopi. Kopi Arabika unggul rasa, aromatik kopi tetapi kadar kafeinnya kurang dari robusta. Sementara berdasarkan ketinggian tanah, kopi dataran tinggi memiliki aroma yang sangat baik, biasanya ditanam di perkebunan pada ketinggian 600 hingga 1.800 meter di atas permukaan laut. Kopi dataran rendah memiliki rasa yang berbeda. Secara umum semakin tinggi ketinggian tanah, semakin baik kualitas kopi yang dihasilkan. Namun, hal ini tidak selalu terjadi, karena perkebunan pada ketinggian yang lebih rendah dapat juga menghasilkan kopi yang berkualitas tinggi.

Kopi Arabika

Kopi Arabica adalah jenis biji tertua dan merupakan yang paling banyak dibudidayakan, akuntansi untuk 74 persen dari biji yang ditanam di dunia. Kopi Arabika tumbuh pada ketinggian antara 600 dan 1.800 meter di atas permukaan laut dan memerlukan waktu enam sampai sembilan bulan untuk menjadi biji yang matang.

Biji kopi Arabika berharga lebih tinggi di pasar kopi karena kopi tumbuh pada ketinggian yang lebih tinggi  dan padat karya. Biji Kopi Arabika jatuh ke tanah segera setelah matang, sehingga harus dipanen segera untuk mencegah dari rasa dan bau tanah. Kopi Arabika juga biasanya diproses dengan metode basah yang memakan biaya lebih tinggi dibandingkan proses dengan metode kering.

Kopi Robusta

Kopi jenis Robusta  ditemukan pada 1870-an, tumbuh liar di Kongo. Sekitar 26 persen dari dunia perdagangan kopi Robusta terdiri dari biji kopi. Saat ini Kopi jenis Robusta terutama dibudidayakan di Afrika Barat dan Asia Tenggara. Pohon robusta merupakan tanaman yang tumbuh pada ketinggian rendah (permukaan laut sampai 600 meter), tahan pada  kelembaban dan lebih tahan terhadap penyakit dibandingkan kopi Arabica. Robustas matang dalam waktu sekitar setengah dari waktu yang dibutuhkan kopi Arabica dan menghasilkan hampir dua kali lebih banyak buah kopi.

Tidak seperti biji kopi Arabika, biji kopi Robusta tidak jatuh dari pohon ketika mereka menjadi matang, sehingga mereka tidak perlu segera panen. Robustas juga digunakan untuk kopi secara komersial dalam kaleng dan instant kopi. Karena lebih murah biaya produksinya, Robustas kadang-kadang dikombinasikan dengan kopi Arabica untuk mendapatkan citra aroma kopi yang lebih kental serta menurunkan kadar kafeinnya.


Kepribadian orang berdasarkan kopi yang diminum

Baru nemu artikel di Kompas tentang kepribadian orang berdasarkan kopi yang disuka. Bukan penelitian, analisis iseng aja kayanya.. Tapi lumayanlah untuk hiburan :)

1. Kopi instan
Kopi instan dapat dijumpai di banyak tempat. Membuatnya pun gampang, ada air panas..tinggal seduh, aduk, langsung minum. Ada yang sudah dicampur susu, ada pula kopi murni. Penggemar jenis kopi ini biasanya ingin segala sesuatu cepat dan segera, tanpa perlu bersusah payah. Kadang mengorbankan kualitas demi mengejar waktu. Bisa jadi, perempuan pertama yang disukainya langsung “ditembak” untuk jadi pacar meski baru kenal seminggu.

-> kalau aku emang ga suka, kecuali ga ada pilihan..ato bener2 butuh cepet

2. Kopi non kafein
Semua orang tahu, kopi mengandung kafein yang bisa membahayakan kesehatan, tetapi sering kali disangkal oleh para kopi mania. Bagi yang suka aroma kopi tapi takut akan kafeinnya, ada sejenis minuman yang disebut kopi non-kafein (decaf). Penggemar minuman ini sangat peduli pada masalah kesehatan. Sangat selektif memilih makanan atau minuman yang menyehatkan saja. Ia juga takut mengambil risiko yang bisa membahayakan dirinya.

-> hehe.. takut dengan resiko kopi ga usah ngopi kali ya..

3. Kopi giling
Ada yang suka minum kopi langsung dari biji kopi segar yang digiling. Di supermarket dan toko dijual jenis kopi segar ini. Namun, bila si dia punya alat giling kopi di rumahnya, berarti dia suka menggiling sendiri biji kopinya. Artinya, dia selalu ingin mengerjakan segala sesuatu sendiri, sangat mandiri, dan tidak tergantung pada siapa pun. Bisa pula diartikan, dia tidak mudah percaya pada orang lain.

-> satu hal yang pasti, duitnya pun lumayan blebih karena harga penggilingnya relatif mahal

4. Espresso
Jenis kopi ini sangat kuat dan sangat hitam karena dibuat langsung dari biji kopi dengan kadar air yang sangat sedikit. Disebut espresso karena cafe dan restoran menghidangkannya dalam waktu singkat di gelas kecil. Ini berkat teknologi mesin espresso dari Italia. Penggemar jenis kopi ini menyenangi pengalaman yang hebat, keras, dan penuh tantangan. Meski suka pada hal-hal berbahaya seperti mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. Mereka juga biasanya sangat kreatif. Di sisi lain, mereka sangat penuntut, baik pada diri sendiri, maupun orang di sekitarnya.

-> untuk sekali2 mah bolehlah :)

5. Cappuccino
Cappuccino adalah espresso ditambah campuran susu, dihidangkan di gelas besar. Perpaduan kopi espresso dan susu menghasilkan warna coklat mirip pakaian para biarawan Capuchin, maka dinamakan cappucino. Penyuka jenis ini termasuk orang yang santai dalam menghadapi apa pun. Tidak mau diburu-buru, meski pada akhirnya segala sesuatu dapat dibereskannya. Hidup baginya seperti menikmati cappucino, ringan namun tetap nikmat.

-> bukan penggemar berat, tp bisa menjadi pilihan

6. Kopi campuran
Sekarang ini banyak kopi yang dicampur berbagai bahan sehingga menghasilkan aneka rasa. Ada kopi yang dicampur sirup karamel, ditambah bubuk kayu manis, atau ditambah moka. Penyuka jenis kopi ini tidak suka pada hal-hal yang dianggap wajar oleh banyak orang. Inginnya tampil dan berpikiran beda. Bersamanya, orang tidak pernah bosan, karena ia selalu menemukan hal-hal baru untuk dilakukan.

-> jadi kalau meminumnya sekali2 berarti keinginan tampil bedanya juga sekali2 ya? ;p

7. Kopi Irlandia
Ada satu jenis kopi yang sangat keras, yaitu kopi Irlandia (Irish coffee). Keras karena dicampur alkohol. Kopi dan alkohol punya efek bertentangan. Kopi membuat orang melek dan mengaktifkan kesadaran, sementara alkohol membuat pikiran tidak sadar. Penggemar minuman ini punya ide, pikiran, dan sifat yang kadang berseberangan. Dalam satu waktu, ia bisa terlihat gembira, dan sejenak kemudian murung.

-> yang ini nyampe sekarang belum berani nyoba

8. Kopi tubruk
Bubuk kopi diseduh bersama ampasnya, kadang tanpa gula, dan diminum selagi ampasnya masih mengambang. Penggemar kopi ini suka segala sesuatu yang alamiah, dan tidak toleran pada kebohongan. Betapa pun pahitnya sebuah kebenaran, ia akan menerima.

-> naaaaaaaah..yang ini baru gue banget! :)

Gimana dengan Anda, cocokkah?

sumber: kompas.com


Kenapa suka kopi?

Dan cairan pekat panas itu mengalir perlahan merayapi dinding tenggorokanku. Pada setiap pagi, pada setiap sore, pada setiap saat.. sedang marah, sedang gelisah, sedang gembira.. mau menikmatinya di cafe, di rumah, rame-rame, sendiri, atau bareng meong :) … selalu melahirkan sensasi yang berbeda.

biji kopiBicara soal meong sebagai binatang, konon kopi pertama kali ditemukan oleh sekawanan kambing di pegunungan Afrika pada satu milenium silam. Mereka kemudian terjaga semalaman setelah makan biji kopi merah. Sang penggembala memeriksa kenapa itu terjadi dan menemukan bahwa penyebabnya adalah kopi. Sejak itu manusia mulai ikutan minum kopi. Konon katanya begitu..

Ada banyak yang menganggap kopi sebagai faktor yang negatif, tapi sejauh ini sebagai peminum kopi fine-fine saja. Kalau tubuh menunjukkan gejala mengalami gangguan, berarti memang dosisnya terlalu banyak. dan dalam hal ini tentu saja kopi tidak bisa menjadi kambing hitam karena apapun kalau berlebih memang tidak baik toh..

Nah, iseng2 cari poin positif (kayanya memang dari sononya orang selalu mencoba mencari pembenaran hehe) kopi nemu sejumlah artikel (dari detikhealth, cyberman, solusisehat, alat kesehatan, dan waspada) yang intinya seperti ini:

1. Delapan puluh persen orang dewasa di dunia minum kopi sedikitnya sekali sehari.
2. Kafein yang terkandung didalam kopi adalah zat kimia yang berasal dari tanaman yang dapat menstimulasi otak dan sistem saraf. Kafein tergolong jenis alkaloid yang juga dikenal sebagai trimetilsantin. Selain pada kopi, kafein juga banyak ditemukan dalam minuman teh, cola, coklat, minuman berenergi (energy drink), cokelat, maupun obat-obatan.
3. Kafein membantu Anda untuk bisa berpikir lebih cepat. Cobalah mengkonsumsi kopi atau teh 15 menit atau 30 menit sebelum Anda melakukan wawancara pekerjaan atau memberikan presentasi pada atasan. Hasilnya mungkin akan cukup lumayan, karena kafein yang terdapat pada kopi atau teh terbukti mampu memberikan ’sinyal’ pada otak untuk lebih cepat merespon dan dengan tangkas mengolah memori pada otak.
4. Kafein mencegah gigi berlubang. Cobalah untuk meminum secangkir kopi hangat atau teh hangat sesaat setelah Anda mengkonsumsi cookies, cake coklat yang lezat, permen rasa buah atau sepotong roti manis. Joe Vinson, Ph.D., dari University of Scranton menjelaskan bahwa kafein yang terdapat dalam minuman ini ternyata sangat tangguh memberantas bakteri penyebab gigi berlubang.
5. Kafein mengurangi derita sakit kepala. Penelitian menemukan kafein yang terdapat dalam kopi atau teh (dalam jumlah tertentu) sanggup menolong mengobati sakit kepala. Menurut Seimur Diamond, M.D., dari Chicago’s Diamond Headache Clinic. Penderita migrain dalam kategori ringan dapat disembuhkan dengan secangkir kopi pekat atau secangkir black tea. Jadi, sebelum mengkonsumsi obat cobalah dulu sembuhkan sakit kepala Anda dengan minuman berkafein.
6. Kafein bisa melegakan napas penderita asma dengan cara melebarkan saluran bronkial yang menghubungkan kerongkongan dengan paru.
7. Kafein dapat membuat badan tidak cepat lelah, bisa melakukan aktifitas fisik lebih lama, di perkirakan karena kafein membuat “bahan bakar” yang dipakai otot lebih lama.
8. Kafein bisa meningkatkan rasa riang, membuat kita merasa lebih segar dan energik.
9. Perempuan yang minum dua cangkir kopi atau lebih per hari dapat mengurangi risiko terkena pengeroposan tulang (osteoporosis).
10. Kopi dapat meningkatkan penampilan mental dan memori karena kopi dapat merangsang banyak daerah dalam otak yang dapat mengatur tetap terjaga, rangsangan, mood dan konsentrasi. Penelitian di Universitas Arizona ditemukan bahwa orang dewasa yang minum kopi sebelum test memori menunjukkan perkembangan yang signifikan dibanding mereka yang minum kopi tanpa kafein.
11. Kafein dapat menangkal radikal bebas dan menghancurkan molekul yang dapat merusak sel DNA.
12. Kafein juga melindungi jantung dan kanker.
13. Untuk mengurangi risiko pengidapan diabetes mulailah meminum kopi. Seseorang yang minum kopi lebih dari enam cangkir sehari berisiko rendah terserang diabetes dibanding dengan orang yang tidak minum kopi sama sekali. Demikian simpulan sebuah riset skala besar yang dilakukan pada 80 ribu orang selama 18 tahun di AS.
14. Parkinson jarang ditemukan pada orang yang minum kopi secara teratur. Sebuah riset menyimpulkan penyakit ini justru ditemukan pada pria yang tidak minum kopi tiga kali lebih banyak daripada pria penikmat kopi.
15. Minum kopi membuat sperma “berenang” lebih cepat dan mampu meningkatkan kesuburan pria. Hal ini diumumkan para ilmuwan Brasil dalam
pertemuan “American Society for Reproductive Medicine” di San Antonio, dimana pembicaraan utama berkisar pada efek obat-obatan terhadap kesuburan kaum adam.

Lumayan kan manfaatnya? Jadi, ngopi yuuuuuuk…..

 


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 71 pengikut lainnya.