NYAAH KA KOLOT PHOTO CONTEST 2012 - Lomba Foto Aktivitas & Peduli Lansia (Dead line: 25 Mei 2012)

Reblogged from APC Institute:

Click to visit the original post

Menjumpai sahabat,

APC Institute, Lembaga Lansia Indonesia (LLI) Jabar, & Pikiran Rakyat mengundang para sahabat untuk berkolaborasi pada program:

NYAAH KA KOLOT PHOTO CONTEST 2012 Lomba Foto tentang segala aktivitas orang-orang lanjut usia (lansia) dan potret kepedulian masyarakat terhadap para lansia yang ada di sekitar kita.

HADIAH Juara ke-1 : Trofi Gubernur Jabar & Uang Tunai Rp 3.000.000,- Juara ke-2 : Trofi Gubernur Jabar & Uang Tunai Rp 2.000.000,- Juara ke-3 : Trofi Gubernur Jabar & Uang Tunai Rp 1.000.000,- Juara Harapan : Sertifikat & Uang Tunai Rp 500.000,- (2 orang)

Read more… 285 more words


Mob Papua di jelang akhir pekan

Kawan-kawan Papua paling pintar membuat mob, humor2 segar yang rasanya tak habis2 dan sambung menyambung. Sepertinya sumur ide cerita mereka tak pernah kering. Bukan hanya ceritanya, bahasa tubuh kawan-kawan ini kalau bercerita juga sudah mengundang tawa. Tak heran kalau dalam pertemuan2, bahkan formal sekalipun, kawan2 Papua ini diundang untuk memecah kebekuan.

Beberapa cerita mereka ini saya ambilkan dari blog kawanku, Af Wensi.

Punten

Pace satu dapat pijit dari mba Jawa, mba Jawa mulai pijit dari kaki naik trus sampe di pace pu tempat sasaran. Mba Jawa mau pegang jadi mba bilang,

“punten mas” (baca: permisi, mas).

Setelah itu, mba lanjut pijit ke atas, ke pace pu perut tapi pace bilang,

“ah, jangan mba, kembali ke punten boleh. Macam di punten rasa enak k….”

 

Setan

Pace & de pu ank dong 2 ke hutan mau pasang jerat tuk tangkap babi, tapi pas sampai di hutan dong 2 jalan, begini pace liat setan ada tidur di batang pohon, langsung pace bilang anak diam setan ada tidur di batng pohon tapi dia pu anak menangis,  langsung pace bilang anak diam..ko nie mau apa?? langsung dia pu anak blg, Bapa tangkap setan k baru tong piara di rumah…


Keladi Hangus

Ada tiga pace dong mau daftar PNS. Mereka tiga isi biodata. Pace yang pertama isi

Nama: Bambang

Umur: 23 tahun

Warna kulit: Sawo matang

Pace yang kedua isi:

Nama: Adang

Umur: 25 tahun

Warna kulit: Kuning langsat

Trus pace yang ketiga lihat dua teman punya biodata trus dia duduk pikir begini..bah masa dorang dua punya warna kulit seperti tumbuh2an, yg satu sawo matang, dan yang satu kuning langsat..langsung pc isi dia punya biodata

Nama: Endikus

Umur: 23 tahun

warna kulit: Keladi hangus

hahahahaha

Nangka

Mace mau jual anak babi di pasar Abe. Dia stop taxi, tapi sopir orang makasar tidak mau angkut mace, karena sopir tahu mace bawa babi. Semua sopir taxi tdk mau angkut mace.

Trus, mace bungkus babi dalam karung dan dia berdiri di pinggir jalan. Dia kase stop taxi. Sebelum mace naik, sopir tanya, “Mama, ko bawa apa itu?”

“Anak, ini nangka”.

“Kalau begitu, mace naik sudah.”

Dalam perjalanan begini, babi berteriak. Sopir marah mace dan tanya,

“Mama, dalam karung itu babi kha?”

“Iyo anak..ini babi”

“ah…mama tadi bilang nangka”

“Iyo anak, Itu babi…babi dia pu nama nangka”

*******

Yang ini dari kawanku Yosef Leo Subay

B29

Pace Bule satu nih de kasih nama de pu anjing B29. Jadi kalau ada orang yang lewat de pu depan rumah, anjing B29 ini langsung gonggong dan kejar. Satu kali pace wamena lewat situ. Anjing B29 ini gonggong pace. Jadi pace de marah trus de tanya sama security yang jaga, ”Anjing itu de pu nama tapa?” Security de kastau anjing de pu nama ke pace. Pas suatu sore, pace de pulang lewat situ lagi dan dapat kejar dengan anjing B29 itu. Pace mau panggil anjing pu nama tapi karna posisi lari dan takut langsung Pace de berteriak, ”Eittt…, eeiitttt…Tabun..Tabunnn…ini Om..ini Om..”

Mau Fanta

Seorang bapak menyuruh anaknya Aco yang masih 6 tahun.

Bapak  : ”Aco…sini Nak, ini uang ko pi beli coca cola diwarung. 1 untuk bapak, 1 untuk mama, 1 untuk kakak dan satu untuk kau. Jadi berapa semua coca cola?”

Aco     : ”3 bapak” Aco menjawabnya dengan polos

Bapak  : ”Bapak ulangi lagi ya… 1 untuk bapak, 1 untuk mama, 1 untuk kakak dan satu untuk kau. Jadi berapa semua coca cola?”

Aco kembali menjawab dengan polos : ”3 Bapak”

Bapak  : ”Ahh…sa cubit ko nanti. Ko jawab yang benar. 1 untuk bapak, 1 untuk mama, 1 untuk kakak dan satu untuk kau. Aco ko hitung yang benar lagi. Jadi berapa semua coca cola?”

Aco     : ”3 bapak”

Aco dapat cubit dari de pu bapak. Bapaknya bertanya sekali lagi sambil marah.

Bapak  : ” Bapak ulangi lagi ya… 1 untuk bapak, 1 untuk mama, 1 untuk kakak dan satu untuk kau. Jadi berapa semua coca cola?”

Aco menjawab sambil menangis : ”3 biji coca cola Bapak. Aco mau fanta…”

Kaki sebelah su keluar

Pace satu mungkin de salah makan ka, jadi de pu perut sakit dan kembung macam ibu hamil ka. Dong bawa lari de ke rumah sakit pake mobil ambulan. Dong tutup de dengan kain sarung. Kain sarung tutup de pu maka jadi suster kira de ibu hamil, jadi dong bawa dia langsung ke ruang bersalin. Sampai di dalam suster suruh dia buka kaki lebar-lebar trus suster kasi masuk tangan pas pegang pace pu ”burung”.

Suster bilang ibu tarik nafas dalam-dalam karena bayi pu kaki sebelah su keluar… Suster tarik-tarik tapi macam lama ka.. jadi suster trus buka kain yang tutup pace pu muka. Langsung pace de bilang: Suster ko tarik terus, sedikit lagi bayi de kincing di ko pu tangan”….

Nokia

Tete dan nene baku sms sampe teta pu pulsa mau habis. Jadi tete sms sama nene, ”Nene kalau nanti sa su tra balas ko pu sms, itu artinya sa pu pulsa habis”. Tapi nene tra ngerti pulsa itu apa, jadi nene balas tanya, ”Tete pulsa itu apa?” Tete balas, ”Jangan ko bodok ka sayang… Pulsa itu NOKIA to..”

Berdoa

Suatu hari di Desa Manyambo, ada peresmian  Balai Desa yang baru selesai di bangun. Setelah berbagai acara berlangsung, kini tiba saatnya untuk makan siang bersama. Karena orang yang ditugasi tidak datang, akhirnya panitia menunjukkan Linus. Dalam doa ia berkata : ”Tuhan, terima kasih karena Engkau telah menyertai kami dalam membangun Balai Desa ini hingga selesai. Sekarang kami mo makan. Disini ada pendeta, Camat, Kepala Desa, dan pra majelis. Tuhan ajarlah mereka untuk berdoa, karena mereka semua tidak bisa berdoa. Biarlah mereka semua bisa berdoa. Suoaya jangan apa-apa sedikit Linus, apa-apa sedikit Linus. Ya Tuhan hanya kepadaMu Linus memohon, hanya kepadaMu Linus mengadu. Disini semua jadi Bos. Apa-apa Linus, apa-apa Linus. Tuhan lihat saja, habis ini semua pasti marah Linus. Amin..!

Seribu Ciuman

Saat ini zaman serba susah. Harga BBM naik, akibatnya terjadi PHK diberbagai tempat kerja. Salah satu yang terkena PHK adalah Obet. Bulan ini ia tidak bisa lagi mengirimkan uang untuk istrinya di kampung halaman. Ia hanya bisa mengirim surat yang isinya demikian:

Istriku tercinta,

Maafkan Sa, sayang, bulan ini Sa tara bisa kirim ko uang untuk kebutuhan keluarga di rumah. Sa hanya bisa kirim ko 1000 ciuman.

Paling cinta, Kaka Obet

Seminggu kemudian Obet mendapat surat balasan dari istri tercintanya:

Kaka Obet tersayang,

Terima kasih atas kiriman 1000 ciumanmu. Untuk bulan ini Adik akan menyampaikan laporan pengeluaran keluarga:

  • Tukang minyak bersedia dibayar dengan 4 ciuman setiap kali membeli 5 liter minyak tanah
  • Tukang listrik mau dibayar dengan 4 ciuman per tanggal 10 setiap bulannya
  • Pemilik kontrakkan rumah mau dibayar cicil dengan 3 kali ciuman setiap harinya
  • Engkoh pemilik toko bahan makanan tidak mau dibayar pakai ciuman. Ia maunya dibayar dengan yang lain. Ya terpaksa Dinda berikan saja
  • Hal yang sama juga Dinda berikan buat kepala sekolah dan gurunya si Yakob yang sudah 3 bulan nunggak uang sekolah
  • Besok Adik mau ke pegadaian untuk tuker 200 ciuman dengan uang tunai karena yang punya pegadaian sudah bersedia menukarkan 200 ciuman+bayaran lainnya dengan uang 650 ribu, lumayan buat ongkos bulanan
  • Keperluan pribadi Adik bulan ini mencapai 50 ciuman

Kaka Obet tersayang, bulan ini Adik merasa jadi orang yang paling kaya di kampung karena sekarang Adik memberikan piutang ciuman ke banyak pemuda di kampung kita dan siap ditukar kapan pun Adik butuhkan.

Kaka, dari Kaka masih tersisa 125 ciuman, apakah Kaka punya ide? Atau saya tabung saja?

Paling sayang, Adik seorang

 

Gedubrak, Obet pun jatuh pingsan…….

*******

Selamat berakhir pekan, kawans! :)

 

 


Humor jelang akhir pekan.. Have a nice weekend, dear friends!

Dah hari Jumat nih.. biasanya senyumnya lebih lebar, jelang akhir pekan..saatnya berlibur. Mari tak tambahi cerita yang semoga bikin senyumnya lebih lebar dan cerah..

Doel adalah orang Betawi pemalas yang mau menang sendiri. Pun ketika berhadapan dengan sang istri.

Alkisah pada suatu hari Doel sdg akan menonton pertandingan bola di TV ketika istrinya datang menghampiri dan berkata,
“Bang, itu lampu kamar kite udeh berhari-hari mati, kabel listriknye ade nyang korslet kayaknye, benerin dong Bang…”

Merasa terganggu, Doel menjawab tak peduli, “Benerin kabel lisrik? Emangnye gue PLN?”

“Ya udah kalo Abang gak mau benerin kabel listrik, benerin aja itu pipa ledeng nyang bocor,”

”Benerin pipa ledeng?? Elu pikir gue PDAM??”

Meskipun agak jengkel dgn jawaban Doel, istrinya mencoba sekali lagi, ”Ya deh, tapi sebelum pertandingan bolanya mulai, itu minyak tanah ame minyak goreng di dapur abis, tolong diisi dulu dong, Bang…”

”Ah, elu rese banget sih?? Orang mau nonton bola malah disuruh ngisiin minyak! Emangnye gue Pertamina?? Udah ah, gue mau nonton di rumahnye si Kodir aje!”

Maka pergilah Doel meninggalkan istrinya. Setelah pertandingan berakhir, Doel pulang kembali ke rumahnya. Ia heran melihat lampu kamarnya sudah menyala, pipa ledengnya gak bocor lagi, dan ketika masuk dapur, ternyata persediaan minyak goreng dan minyak tanah telah terisi penuh.

Ia berkata pada istrinya, ”Na itu, elu bisa melakukan semuanya sendiri tanpa bantuan gue, pinter juga elu…”

”Bukan, Bang…” jawab istrinya, ”Tadi pas Abang pergi, aye sakit hatiiii banget ampe nangis di depan rumah. Terus ada cowok cakep lewat, karena kasian ngeliat aye nangis, akhirnya cowok itulah nyang ngebantuin ngebenerin kabel listrik, pipa ledeng dan ngebeliin minyak…”

”Oo.. gitu… tapi cowok itu kok baik bener?? Emang elu kenal baik ame die??”

”Ya kagak lah, Bang…”

”Kagak kenal tapi mau ngebantuin?? Wah, hebat ye… kagak sangke masih ade orang baik jaman sekarang…”

“Iya sih, tapi tadi sebelum ngebantuin, cowok itu ngasih dua syarat, aye harus pilih salah satu… dia minta dibikinin roti, atau… atau…” istrinya agak ragu melanjutkan.

“Atau apa?” tanya Doel mulai was-was.

“…atau boleh tidur ame aye…”

Dengan cemas Doel bertanya, “Tapi elu tadi pasti pilih bikinin roti, kan?”

“Bikinin roti?? Emangnye gue Holland Bakery??” jawab istrinya sambil ngeloyor pergi.

 

 

 


Si kencleng Mia…

Si Mia

Ga mungkin mengajak mpusmpusmeongku pergi-pergi..tp masih ada yg bisa diajak, namanya Mia! :)

Si Mia ini kudapatkan dari seorang kawan hampir setahun lalu, berbarengan dengan niatku: berhenti (sementara) merokok hehe.. Waktu itu kubisiki si Mia: “Doain aku ya, aku akan memberimu 10 ribu sebagai pengganti uang rokok”. Tentunya dia tidak tau kalau rokokku seharga 11.500-13 ribu ;p

Entah karena si Mia sering lupa mendoakanku, atau doanya ga manjur (pokoknya judulnya ga mau disalahin :D ), tuh uang kaga pernah singgah. Nah, berhubung ada niatan berhenti merokok (lagi) dan mengatasi kekangenanku sama mpusmpusmeong, kubawa sertalah si Mia bersamaku. Kali ini kubisiki si Mia: “Setiap hari aku akan memberimu 10 ribu. Aku akan membuatmu gemuk tanpa harus kau mendoakanku.” :)


Joyfull Life…

Sibuk bekerja..atau tiba2 terserang jenuh luar biasa..atau ujug2 sedih ga jelas.. atau lagi pengen marah.. atau lagi patah semangat..atau lagi sakit hati ga sembuh-sembuh..atau lagi merasa buntu menghadapi persoalan? (kok kayanya masalah gue semua nih ya? hehe) tapi masih ingin bangkit, mari sejenak membaca catatan ini. Tidak lantas akan menuntaskan masalah, tapi setidaknya membebaskan diri sejenak dalam sejumput tawa..

****

Always try to help a friend in need

Believe in yourself

Be brave…but it’s ok to be afraid sometimes

Study hard     


Give lots of kisses     


Laugh often     


Don’t be overly concerned with your weight, it’s just a number     


Always try to see the glass half full     

Meet new people, even if they look different to you     

Remain calm, even when it seems hopeless     

Take lots of naps..     

Be weird whenever you have the chance     

Love your friends, no matter who they are     

Don’t waste food

 

RELAX     

Take an occasional risk     

Try to have a little fun each day.
…it’s important     

Work together as a team     

Share a joke with friends     

Fall in love with someone..     

…and say “I love you” often     

Express yourself creatively     

Be conscious of your appearance     

Always be up for surprises     

Love someone with all of your heart     

Share with friends     

Watch your step     

It will get better     

There is always someone who loves you more than you know     

Exercise to keep fit     

Live up to your name     

Seize the Moment     

Hold on to good friends; they are few and far between     

Indulge in the things you truly love     

Cherish every Sunday     

At the end of the day… PRAY     

… and close your eyes
And smile at least once a day!     

*****

Let’s enjoy the life, dear friends :)

cttn: ni catatan ga tau sumber asalnya dari mana..pesan berantai entah dari sapa2..trimakasih u yg pernah mengirimkannya padaku. rasanya ga cuma dari satu orang. thanks a lot and GBU always, dear friends :)


Selamat Idul Fitri 1432 H, kawans :)

Hari-hari ini aku menapaki perjalanan waktu tak ubahnya zombie..langkah yang berat, jiwa yang penat, dan harapan yang serupa kapas terombang-ambingkan angin. Keinginan untuk mengucap syukur datang dan pergi sejalan dengan hilang timbulnya kesadaran bahwa aku ada bukan semata ada. Ada sebab..dan ada yang mengatur.

Malam ini, jelang Lebaran..aku masih tak kuasa menulis apapun. Tapi aku teringatkan pada apa yg kutulis 2 tahun lalu, saat mudik Lebaran ke kampung halaman, meninggalkan sejenak pekerjaanku di Manado ketika itu. Aku kembali ingin membacanya, kemudian mengenang masa kecilku dan mensyukuri setiap detil peristiwa hingga aku tiba di hari ini (pun ketika aku masih saja harus berhadapan dengan kesemena-menaan).

*******

Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar…. takbir berkumandang tanpa henti. Kulihat jam di hpku: 04.10. Waktu Manado. Berarti di sini baru 03.10. Suara takbir membangunkanku pagi ini. Selalu begitu. Terjaga oleh suara takbir pada dini hari Lebaran pertama. Kemudian tercenung dalam suasana yang entah apa ini namanya.

Lebih dari 20 tahun lalu, ketika aku masih sangat muda, pada tiap Lebaran ibuku selalu membuat dua macam kue: krupuk jepit dan madumangsa. Meski dengan suguhan seadanya, kami tidak pernah ketinggalan ikut merayakan Lebaran. Krupuk jepit dibuat pada malam hari sedangkan madumangsa keesokan harinya. Kami anak-anaknya biasanya ikut menemani, sekedar memegang gagang pemanggang krupuk jepit atau membungkus madu mangsa. Diluar itu sebetulnya yang kami nanti-nantikan adalah kapan krupuk jepit sedikit gosong, karena itu akan jadi bagian kami. Atau berharap masih ada madumangsa yang tersisa di wajan, untuk kami bersihkan dengan jari-jari kami. Ya, itu kesenangan tersendiri buat kami, karena rasanya tidak pernah ada kue-kue seenak itu bisa kami nikmati di hari biasa. Dalam kesederhanaan itu kami saling berbagi tawa.

Begitulah bertahun-tahun kami melakukannya, di rumah bilik kami berukuran 8x10m yang sesak oleh penghuni. Cerita itu sudah jauh tertinggal. Semuanya telah bergerak mengikuti takdirnya. Tapi pada tiap dini hari Lebaran pertama kenangan itu selalu kembali menyergapku: terjaga oleh wangi madumangsa, setengah mengantuk membantu membungkusnya sampai selesai, tertawa bersama berebut ‘intip’nya, dan ditemani suara takbir tanpa henti…

Begitupun yang terjadi pagi ini.. aku terngungu dan hanya berbisik lirih: “Terimakasih Tuhan untuk segala yang telah Kau beri. Dalam kehidupanku di masa lalu, aku pernah dimarjinalkan. Aku berjanji tidak akan melakukan hal yang sama terhadap orang lain, apapun perbedaan kami. Ingatkan aku senantiasa pada janjiku ini. Beri aku hati untuk mampu berbagi cinta dengan sesama. Dan ajar aku senantiasa hidup dalam hikmatMu. Amin.”

Selamat Idul Fitri 1430 H, mohon maaf lahir dan batin…

Bendo, Trenggalek, 2009-2009

******


Menghitung THR

Halo halo..para karyawan? Sudah terima THR-kah? Jelang Lebaran biasanya obrolan tentang THR mulai berkumandang.. lumayan untuk bikin kue, untuk beli baju baru, untuk bekelin anak-anak pas hari-H :)

Bicara soal THR atau Tunjangan Hari Raya, kenapa kita (karyawan) perlu mendapatkan THR? Apa ini
semacam kebaikan hati dari majikan, dari bos atau pemimpin perusahaan? Apa mereka ingin para
karyawannya gembira menjalani hari raya? Tentu saja tidak..

THR adalah hak setiap karyawan, baik negeri maupun swasta. Dan adalah kewajiban si empunya pekerjaan untuk memberikan THR. Mengapa THR adalah hak karyawan? Lantas, bagaimana cara menghitungnya?

Misal seorang karyawan dengan gaji Rp 1 juta per bulan.
Gaji per minggu = Rp 250.000 (1 bulan = 4 minggu).
Dalam setahun ada 52 minggu, maka :
Gaji 1 tahun: 12 bulan x Rp 1 juta = 12 juta
Gaji 1 tahun: 52 minggu x Rp 250 ribu = 13 juta
Nah, ada selisih Rp 1 juta. Itulah yang diberikan sebagai THR atau sering disebut gaji ke-13.

Maka tak perlu menganggap pimpinan baik hati hehe.. Itu memang uang karyawan sendiri dan
kewajiban perusahaan untuk membayarnya. Karena sebenarnya institusi atau perusahaan tidak
mengeluarkan uang tambahan yang membebani kas perusahaan.

Siapa saja yang berhak mendapatkan THR? Mustinya sih semua bisa ya selagi ada selisih hari
kerja. Tapi mungkin untuk memudahkan hitungan maka Pasal 2 Permen 04/1994 hanya mewajibkan
pengusaha untuk membayar pekerja yang sudah bekerja secara berturut-turut selama 3 bulan atau
lebih. Peraturan ini tidak membedakan status pekerja, apakah karyawan tetap, karyawan kontrak,
ataupun karyawan paruh waktu. Asal seorang pekerja telah bekerja selama 3 bulan berturut-turut,
ia berhak atas THR. Pada prakteknya tidak begitu to? Ada yang hanya membayarkan kepada
karyawan tetap, ada yang hanya membayarkan yang masa kerja lebih dari setahun, ada yang malah
‘kumaha saya’ :)

Bagaimana dengan Anda? Belum dikasi THR? Masih ada waktu sampai H-7 paling lambat. Kalau belum juga..tagih aja :D


Produk baru: kalung etnik unik :)

Hai, kawans! Ini dia produk baruku: kalung dan gelang dari kayu, dengan material pelengkap dan desain yg unik.. Liat-liat yuuuk!


There’s always something to be thankful for

Just received a message from my friend:

***

Be thankful that you don’t already have everything you desire. If you did, what would there be to look forward to?
Be thankful when you don’t know something, for it gives you the opportunity to learn.
Be thankful for the difficult times. During those times you grow.
Be thankful for your limitations, because they give you opportunities for improvement.
Be thankful for your mistakes. They will teach you valuable lessons.
Be thankful when you’re tired and weary, because it means you’ve made a difference.
It’s easy to be thankful for the good things.
A life of rich fulfillment comes to those who are also thankful for the setbacks.
Find a way to be thankful for your troubles, and they can become your blessings.

Don’t be afraid to fail. Don’t waste energy trying to cover up failure.
Learn from your failures and go on to the next challenge.
It’s OK to fail. If you’re Not failing, you’re not growing.

What you leave behind is not what is engraved in stone monuments,
but what is woven into the lives of others.

***

Nice note! Thanks, dear friend..


Terimakasih Tuhan, untuk hari baruku..

Tidak ada satu hal pun dapat terjadi tanpa ijin-Nya. Pun dengan hari ini..ketika aku masih bisa menikmati pagi, lengkap dengan secangkir kopi, tingkah meong-meong, dan obrolan ringan dengan seorang kawan.

Terimakasih, Tuhan..masih Kau beri aku kesempatan untuk belajar pada kehidupan.

Terimakasih, kawans..untuk doa dan dukungannya.

Terimakasih, meong-meong, tanaman, dan segala pernik di rumah.. yang dalam kediaman kalian telah memberikan banyak warna dan semangat.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 71 pengikut lainnya.