Perbedaan darah rendah dan kurang darah

Baru mendapat kabar dari kampung kalau bapak sedang sakit. Dokter mengatakan HB bapak rendah -karena sakit paru yang pernah dideritanya- dan memerlukan transfusi darah. Syukurlah sudah kembali dari rumah sakit dan tinggal melakukan kontrol rutin.

Bicara soal HB rendah atau sering dibilang kurang darah, ternyata banyak keluarga yang tidak cukup paham. Kucoba cari referensi untuk memberikan gambaran lebih detil. Barangkali Anda juga belum tau, ini rangkuman dari beberapa sumber yang aku dapat..

***

Banyak diantara kita yang memang salah paham dengan pengertian kurang darah dan darah rendah. Padahal istilah kurang darah sangat berbeda dengan darah rendah. Kurang darah adalah istilah awam untuk menyebutkan keadaan anemia yaitu kadar hemoglobin (HB) darah yang rendah atau kurang dari normal. Sedangkan darah rendah adalah kekuatan pompa jantung yang dibandingkan dengan tahanan yang ada di perifir atau pembuluh darah tepi.

Hemoglobin terdapat pada sel darah merah (eritrosit) yang berfungsi untuk membawa oksigen keseluruh organ tubuh. Oleh karena itu apabila seseorang kurang darah (anemia) maka akan mengeluh lemah (fatique) karena oksigen yang ke jaringan dan organ tubuh berkurang. Secara sederhana mungkin bisa dibedakan kalau ‘tekanan darah rendah’ yaitu tekanan darah dalam pembuluh darah yang berkurang sedangkan ‘darah rendah’ yaitu zat dalam darah itu sendiri berkurang.

Penyebab paling umum anemia adalah kekurangan zat besi. Kebanyakan dari wanita tidak menyadari bahwa dirinya mengalami anemia sampai ia menjalani tes darah seperti pada waktu donor darah atau tes darah lengkap. Wanita lebih beresiko mengalami anemia daripada pria. Hal ini dikarenakan wanita setiap bulannya kehilangan darah pada saat menstruasi dan harus memproduksi banyak darah.

Namun, ada cara yang dipercaya cukup signifikan dalam mencegah anemia. Yaitu diet ketat zat besi. Salah satu makanan tinggi zat besi adalah daging dan sayuran hijau. Dan perlu anda ingat kalau tannin dalam teh dapat menghambat penyerapan zat besi di usus. Oleh karena itu, sebaiknya tidak meminum teh sehabis makan daging.

Vitamin C juga memiliki efek yang bagus untuk penyerapan zat besi. Satu porsi steak daging dengan segelas jus jeruk merupakan kombinasi yang bagus untuk mencegah anemia.

Patokan ukuran Hemoglobin, untuk laki-laki (13,8 – 17,2 mg/dL) dan perempuan (12,1 – 15,1 mg/dL).

Tanda-tanda Anemia
a. Mata berkunang – kunang
b. Gampang mengantuk
c. Pucat
d. Lemah, letih, lesu
e. Lidah, bibir, kuku pucat
f. Wajah / muka pucat

Penyebab Anemia
a. Kekurangan Nutrisi (terutama yang mengandung zat besi, protein, dan asam folat)
b. Kehilangan darah / perdarahan
c. Penyakit kronis / menahun, misalnya TBC, cacingan

Penatalaksanaan Anemia
a. Istirahat dan batasi aktivitas
b. Meningkatkan asupan nutrisi terutama yang mengandung zat besi/Fe, protein, dan asam folat
c. Tranfusi

Nutrisi Untuk Penderita Anemia
a. Nutrisi adalah makanan yang mengandung cukup nilai gizi dan tenaga untuk perkembangan dan pemeliharaan kesehatan secara optimal
b. Makanan yang dianjurkan bagi penderita anemia adalah yang mengandung :
• Zat Besi ( Fe )
Ati, daging sapi, kuning telur, buah-buahan yang dikeringkan ( misal : kismis ), sayur-sayuran yang berwarna hijau (kangkung, daun katuk, daun ubi jalar, bayam, daun singkong, kacang buncis, kacang panjang, dll. ).
• Asam Folat
Ati, jamur, pisang, apel
• Protein
Telur, susu, tahu, tempe, kacang-kacangan

dari beberapa sumber

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s