Dentuman di Trenggalek

Kemarin seorang kawan mengirim kabar tentang terdengarnya dentuman di Trenggalek dan sekitarnya. Cek beberapa situs, rupanya memang terjadi peristiwa alam yang cukup serius di kampung halamanku ini. Dentuman itu muncul karena terjadinya retakan tanah.

retanakan tanah di lereng Gunung Wilis, Madiun

Seperti diberitakan Tempointeraktif, retakan tanah dan dentuman misterius terjadi di Ponorogo dan Trenggalek Jawa Timur dalam beberapa pekan terakhir. Di Ponorogo sejumlah warga di empat kecamatan: Pulo, Ngebel, Soka, dan Pulung, melaporkan mendengar dentuman keras dari dalam tanah. Sedangkan di Trenggalek dentuman terjadi di empat kecamatan: Munjungan, Watulimo, Kampak, dan Dongko. Ini empat kecamatan di bagian selatan-barat Kabupaten Trenggalek yang memiliki tekstur perbukitan.

Menurut Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badab Geologi, Surono, dentuman dan retakkan tanah di wilayah itu akibat gerakan tanah lambat atau rayapan. Dan menurutnya, retakan dan dentuman itu akan berhenti ketika ada keseimbangan baru. Dalam catatan PVMBG, kejadian getaran dan dentuman raksasa yang sama di Kabupaten Trenggalek pernah terjadi di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, dan Bandung Utara, Jawa Barat. Kejadian itu biasanya akan selalu terjadi saat musim penghujan, dan akan berhenti dengan sendirinya saat kemarau tiba.

Surono juga mengingatkan kalau bencana ini berpotensi menimbulkan bencana lain, longsor. Karena jika retakan tersebut kemasukan air dalam jumlah besar maka akan memicu rapuhnya tekstur tanah hingga menyebabkan longsor. Sementara sudah beberapa waktu terakhir Trenggalek diguyur hujan nyaris tiap hari.

Untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut, petugas Pusat Vulkanologi Bandung masih memasang alat pendeteksi gempa di empat titik yakni: Desa Timahan (Kecamatan Kampak), Desa Pringapus (Kecamatan Dongko), Desa Boto Putih (Kecamatan Bendungan), dan Desa Dukuh (Kecamatan Watulimo).

Semoga kondisi ini tidak semakin buruk. Salam, Trenggalek!

(btw dari jaman aku kerja di Radio Mara pertengahan 90-an, narsum soal gempa kok Surono mulu ya? hehe)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s