The Company Men, perjuangan mempertahankan harga diri dan pekerjaan

Setelah beberapa lama tidak mengunjungi bioskop, akhirnya kemarin kekangenan pada gedung berlayar lebar ini terobati. Pilihan tontonan kali ini jatuh pada The Company Men. Film ini mengisahkan tema yang cukup serius: dunia kerja.

The Company Men bercerita tentang krisis perbankan yang terjadi pada tahun 2008 yang sangat berpengaruh terhadap perekonomian di Amerika Serikat. Penggambaran krisis ini bisa kita temui di sejumlah film lain seperti Wall Street dan Up In The Air, dimana persoalan konomi ini bahkan merusak kehidupan keluarga warga Amerika Serikat. Pada film ini fokusnya adalah tiga eksekutif GTX, sebuah perusahaan yang terkena efek krisis ekonomi tersebut. GTX melakukan pemecatan terhadap para karyawannya dengan alasan efesiensi. Pada beberapa scene mengingatkanku pada Up In The Air, ketika George Clooney berhadapan dengan para pekerja yang akan dipecat.

Adalah Bobby Walker (Ben Affleck), eksekutif menengah yang pertama kali mengalami pemecatan. Sebagai orang yang cukup optimistik, pada awalnya Bobby yakin hidupnya akan terus berjalan. Dia bersiskukuh tidak mengubah gaya hidupnya bersama istri dan dua anak mereka: klub golf, mobil porche, rumah lumayan mewah, liburan… Namun seiring perjalanan waktu, akhirnya laki-laki ini musti menyerah pada fakta bahwa ia sulit menemukan pekerjaan baru. Beruntunglah ia memiliki istri yang bukan hanya penuh pengertian namun juga membantunya mengambil keputusan yang tepat untuk menyelamatkan krisis dalam keluarga mereka.

Sosok lainnya adalah Phil Woodward (Chris Cooper). Sebagai eksekutif perusahaan dengan tingkat yang lebih tinggi dari Bobby awalnya ia merasa cukup aman pemecatan. Pengalaman kerja dan kedekatannya dengan Gene McClary (Tommy Lee Jones) cukup membuatnya yakin bahwa ia masih akan dipertahankan. Kenyataannya, Phil pun tidak mampu menolak penyingkiran yang dilakukan atasnya. Sebagai pekerja yang sudah senior dalam arti sudah berumur, Phil tentu saja mengalami masalah yang lebih sulit dibanding Bobby. Dan akibatnya pilihan buruklah yang akhirnya diambilnya.

Gene sendiri adalah eksekutif tertinggi diantara ketiganya. Namun itupun tidak berarti apa-apa baginya. Pun perkawanannya dengan sang pemimpin perusahaan. Bedanya, Gene adalah seorang petarung. Itulah yang kemudian menjadi keputusannya, mencoba membangun kerajaan bisnis baru bersama mantan-mantan bawahannya.

The Company Men menghadirkan cerita yang serius. Jadi jangan berharap ada drama yang mengharu biru. Terlebih lagi film ini sengaja memaparkan tiga sosok dengan porsi sama besarnya. Di satu sisi memang terasa tidak fokus, namun film ini tetap menarik. Sang sutradara mampu menyelaraskan kisah intrik politik dalam sebuah perusahaan dengan drama keluarga plus aneka persoalan di dalamnya. Ketiga pemeran utama yang dimunculkan pun cukup mampu merepresentasikan dengan baik karakternya masing-masing. Terutama -buatku yang paling menarik adalah- karakter yang diperankan oleh Tommy Lee Jones. Selain itu kehadiran karakter-karakter lain dengan ceritanya masing-masing membuat film ini tidak berhenti bercerita soal pekerjaan semata. Hadirnya Kevin Costner, Maria Bello, dan Rosemarie DeWitt lebih menghangatkan film ini.

The Company Men diproduksi tahun 2010. Dan tahun ini tampaknya akan menjadi tahun yang bersejarah bagi John Wells, karena inilah film layar lebar debutan pertamanya.

Sutrada    : John Wells
Produser: John Wells, Paula Weinstein, Claire Rudnick Polstein, Barbara A. Hall
Penulis Naskah: John Wells
Pemain    : Ben Affleck, Chris Cooper, Maria Bello, Kevin Costner, Tommy Lee Jones, Rosemarie DeWitt, Craig T. Nelson
Sinematografi: Roger Deakins
Editing : Robert Frazen
Studio     : The Weinstein Company
Durasi    : 113 menit

Iklan

Satu pemikiran pada “The Company Men, perjuangan mempertahankan harga diri dan pekerjaan

  1. aku belum liat ini film, tapi tommy lee jones jaminan mutu memang, inspiratif ini film ketok ane 🙂
    btw, nonton pilem teruuuuussss….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s