Belajar tegar pada kehidupan…

Saat menghapusi sms-sms yang bejibun memenuhi inbox hp-ku, kutemukan satu pesan yang sudah berumur lebih dari 7 bulan. Pesan memasuki tahun baru yang datang dari seorang ibu yang sudah kuanggap sebagai ibuku sendiri. Meski terdengar klise, ternyata pesan itu kubiarkan menghuni inbox selama berbulan-bulan. Mungkin pesan ini memang tepat buat kubaca lagi saat-saat ini.

Ini dia pesannya, barangkali tepat pula buatmu, kawans!

RENUNGAN TAHUN BARU:

Aku belajar diam dari banyaknya bicara.
Aku belajar sabar dari sebuah kemarahan.
Aku belajar mengalah dari suatu keegoisan.
Aku belajar menangis dari kebahagiaan.
Aku belajar tegar dari kehilangan.
Hidup adalah BELAJAR..
Belajar bersyukur meski tak cukup,
Belajar ikhlas meski tak rela,
Belajar taat meski berat,
Belajar memahami meski tak sehati,
Belajar sabar meski terbebani,
Belajar setia meski tergoda,
Belajar memberi meski tak berpunya,
Belajar mengasihi meski disakiti,
Belajar tenang meski gelisah,
Belajar percaya meski susah,
Belajar dan terus belajar..di tahun baru yang kita jelang…

Begitu bunyi pesan tersebut. Lumayan meneduhkan… Tapi, apakah kita masih belajar ketika ditindas? Yup, belajar bijak dari penindasan. Artinya ya tidak melakukan hal yg sama to.. Tapi kalau sudah berbaik-baik masih ditindas, yaaaaa…hajar saja, kawans!

 

Iklan

2 pemikiran pada “Belajar tegar pada kehidupan…

  1. ….termasuk belajar memahami kondisi yg ada sekarang 🙂
    bahkan, untuk mimpi pun kita harus belajar dari mimpi sebelumnya.. tetap semangat, Nok…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s