Mob Papua di jelang akhir pekan

Kawan-kawan Papua paling pintar membuat mob, humor2 segar yang rasanya tak habis2 dan sambung menyambung. Sepertinya sumur ide cerita mereka tak pernah kering. Bukan hanya ceritanya, bahasa tubuh kawan-kawan ini kalau bercerita juga sudah mengundang tawa. Tak heran kalau dalam pertemuan2, bahkan formal sekalipun, kawan2 Papua ini diundang untuk memecah kebekuan.

Beberapa cerita mereka ini saya ambilkan dari blog kawanku, Af Wensi.

Punten

Pace satu dapat pijit dari mba Jawa, mba Jawa mulai pijit dari kaki naik trus sampe di pace pu tempat sasaran. Mba Jawa mau pegang jadi mba bilang,

“punten mas” (baca: permisi, mas).

Setelah itu, mba lanjut pijit ke atas, ke pace pu perut tapi pace bilang,

“ah, jangan mba, kembali ke punten boleh. Macam di punten rasa enak k….”

 

Setan

Pace & de pu ank dong 2 ke hutan mau pasang jerat tuk tangkap babi, tapi pas sampai di hutan dong 2 jalan, begini pace liat setan ada tidur di batang pohon, langsung pace bilang anak diam setan ada tidur di batng pohon tapi dia pu anak menangis,  langsung pace bilang anak diam..ko nie mau apa?? langsung dia pu anak blg, Bapa tangkap setan k baru tong piara di rumah…


Keladi Hangus

Ada tiga pace dong mau daftar PNS. Mereka tiga isi biodata. Pace yang pertama isi

Nama: Bambang

Umur: 23 tahun

Warna kulit: Sawo matang

Pace yang kedua isi:

Nama: Adang

Umur: 25 tahun

Warna kulit: Kuning langsat

Trus pace yang ketiga lihat dua teman punya biodata trus dia duduk pikir begini..bah masa dorang dua punya warna kulit seperti tumbuh2an, yg satu sawo matang, dan yang satu kuning langsat..langsung pc isi dia punya biodata

Nama: Endikus

Umur: 23 tahun

warna kulit: Keladi hangus

hahahahaha

Nangka

Mace mau jual anak babi di pasar Abe. Dia stop taxi, tapi sopir orang makasar tidak mau angkut mace, karena sopir tahu mace bawa babi. Semua sopir taxi tdk mau angkut mace.

Trus, mace bungkus babi dalam karung dan dia berdiri di pinggir jalan. Dia kase stop taxi. Sebelum mace naik, sopir tanya, “Mama, ko bawa apa itu?”

“Anak, ini nangka”.

“Kalau begitu, mace naik sudah.”

Dalam perjalanan begini, babi berteriak. Sopir marah mace dan tanya,

“Mama, dalam karung itu babi kha?”

“Iyo anak..ini babi”

“ah…mama tadi bilang nangka”

“Iyo anak, Itu babi…babi dia pu nama nangka”

*******

Yang ini dari kawanku Yosef Leo Subay

B29

Pace Bule satu nih de kasih nama de pu anjing B29. Jadi kalau ada orang yang lewat de pu depan rumah, anjing B29 ini langsung gonggong dan kejar. Satu kali pace wamena lewat situ. Anjing B29 ini gonggong pace. Jadi pace de marah trus de tanya sama security yang jaga, ”Anjing itu de pu nama tapa?” Security de kastau anjing de pu nama ke pace. Pas suatu sore, pace de pulang lewat situ lagi dan dapat kejar dengan anjing B29 itu. Pace mau panggil anjing pu nama tapi karna posisi lari dan takut langsung Pace de berteriak, ”Eittt…, eeiitttt…Tabun..Tabunnn…ini Om..ini Om..”

Mau Fanta

Seorang bapak menyuruh anaknya Aco yang masih 6 tahun.

Bapak  : ”Aco…sini Nak, ini uang ko pi beli coca cola diwarung. 1 untuk bapak, 1 untuk mama, 1 untuk kakak dan satu untuk kau. Jadi berapa semua coca cola?”

Aco     : ”3 bapak” Aco menjawabnya dengan polos

Bapak  : ”Bapak ulangi lagi ya… 1 untuk bapak, 1 untuk mama, 1 untuk kakak dan satu untuk kau. Jadi berapa semua coca cola?”

Aco kembali menjawab dengan polos : ”3 Bapak”

Bapak  : ”Ahh…sa cubit ko nanti. Ko jawab yang benar. 1 untuk bapak, 1 untuk mama, 1 untuk kakak dan satu untuk kau. Aco ko hitung yang benar lagi. Jadi berapa semua coca cola?”

Aco     : ”3 bapak”

Aco dapat cubit dari de pu bapak. Bapaknya bertanya sekali lagi sambil marah.

Bapak  : ” Bapak ulangi lagi ya… 1 untuk bapak, 1 untuk mama, 1 untuk kakak dan satu untuk kau. Jadi berapa semua coca cola?”

Aco menjawab sambil menangis : ”3 biji coca cola Bapak. Aco mau fanta…”

Kaki sebelah su keluar

Pace satu mungkin de salah makan ka, jadi de pu perut sakit dan kembung macam ibu hamil ka. Dong bawa lari de ke rumah sakit pake mobil ambulan. Dong tutup de dengan kain sarung. Kain sarung tutup de pu maka jadi suster kira de ibu hamil, jadi dong bawa dia langsung ke ruang bersalin. Sampai di dalam suster suruh dia buka kaki lebar-lebar trus suster kasi masuk tangan pas pegang pace pu ”burung”.

Suster bilang ibu tarik nafas dalam-dalam karena bayi pu kaki sebelah su keluar… Suster tarik-tarik tapi macam lama ka.. jadi suster trus buka kain yang tutup pace pu muka. Langsung pace de bilang: Suster ko tarik terus, sedikit lagi bayi de kincing di ko pu tangan”….

Nokia

Tete dan nene baku sms sampe teta pu pulsa mau habis. Jadi tete sms sama nene, ”Nene kalau nanti sa su tra balas ko pu sms, itu artinya sa pu pulsa habis”. Tapi nene tra ngerti pulsa itu apa, jadi nene balas tanya, ”Tete pulsa itu apa?” Tete balas, ”Jangan ko bodok ka sayang… Pulsa itu NOKIA to..”

Berdoa

Suatu hari di Desa Manyambo, ada peresmian  Balai Desa yang baru selesai di bangun. Setelah berbagai acara berlangsung, kini tiba saatnya untuk makan siang bersama. Karena orang yang ditugasi tidak datang, akhirnya panitia menunjukkan Linus. Dalam doa ia berkata : ”Tuhan, terima kasih karena Engkau telah menyertai kami dalam membangun Balai Desa ini hingga selesai. Sekarang kami mo makan. Disini ada pendeta, Camat, Kepala Desa, dan pra majelis. Tuhan ajarlah mereka untuk berdoa, karena mereka semua tidak bisa berdoa. Biarlah mereka semua bisa berdoa. Suoaya jangan apa-apa sedikit Linus, apa-apa sedikit Linus. Ya Tuhan hanya kepadaMu Linus memohon, hanya kepadaMu Linus mengadu. Disini semua jadi Bos. Apa-apa Linus, apa-apa Linus. Tuhan lihat saja, habis ini semua pasti marah Linus. Amin..!

Seribu Ciuman

Saat ini zaman serba susah. Harga BBM naik, akibatnya terjadi PHK diberbagai tempat kerja. Salah satu yang terkena PHK adalah Obet. Bulan ini ia tidak bisa lagi mengirimkan uang untuk istrinya di kampung halaman. Ia hanya bisa mengirim surat yang isinya demikian:

Istriku tercinta,

Maafkan Sa, sayang, bulan ini Sa tara bisa kirim ko uang untuk kebutuhan keluarga di rumah. Sa hanya bisa kirim ko 1000 ciuman.

Paling cinta, Kaka Obet

Seminggu kemudian Obet mendapat surat balasan dari istri tercintanya:

Kaka Obet tersayang,

Terima kasih atas kiriman 1000 ciumanmu. Untuk bulan ini Adik akan menyampaikan laporan pengeluaran keluarga:

  • Tukang minyak bersedia dibayar dengan 4 ciuman setiap kali membeli 5 liter minyak tanah
  • Tukang listrik mau dibayar dengan 4 ciuman per tanggal 10 setiap bulannya
  • Pemilik kontrakkan rumah mau dibayar cicil dengan 3 kali ciuman setiap harinya
  • Engkoh pemilik toko bahan makanan tidak mau dibayar pakai ciuman. Ia maunya dibayar dengan yang lain. Ya terpaksa Dinda berikan saja
  • Hal yang sama juga Dinda berikan buat kepala sekolah dan gurunya si Yakob yang sudah 3 bulan nunggak uang sekolah
  • Besok Adik mau ke pegadaian untuk tuker 200 ciuman dengan uang tunai karena yang punya pegadaian sudah bersedia menukarkan 200 ciuman+bayaran lainnya dengan uang 650 ribu, lumayan buat ongkos bulanan
  • Keperluan pribadi Adik bulan ini mencapai 50 ciuman

Kaka Obet tersayang, bulan ini Adik merasa jadi orang yang paling kaya di kampung karena sekarang Adik memberikan piutang ciuman ke banyak pemuda di kampung kita dan siap ditukar kapan pun Adik butuhkan.

Kaka, dari Kaka masih tersisa 125 ciuman, apakah Kaka punya ide? Atau saya tabung saja?

Paling sayang, Adik seorang

 

Gedubrak, Obet pun jatuh pingsan…….

*******

Selamat berakhir pekan, kawans! 🙂

 

 

Iklan

Satu pemikiran pada “Mob Papua di jelang akhir pekan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s