New Year Eve Party with The Beatles Mersey

Tahun baru? Hah, telat amat postingnya?!
Ah, biarlah daripada tidak telat ;p

*******

31 Desember 2011. Perjalanan kereta yang panjang, dan melelahkan. Lebih lama dua jam, yang biasanya 12 jam menjadi 14 jam ternyata cukup berpengaruh. Headache! Alhasil akhir tahun diisi dengan tidur panjang. Tapi ah, masa iya aku melewatkan tahun baru dengan tidur. Pergantian tahun buatku sebetulnya hanya bertambahnya angka, penanda beranjak tua. Tapi tinggal di Jakarta, tanpa rumah kecilku, tanamanku, dan meong2ku rasanya seperti digiring ke sudut sepi tanpa penghuni.. Maka kupertimbangkan dua tawaran: makan rame2 atau bergabung dg beberapa kawan komunitas Beatles. Aku pilih tawaran kedua.

Undangan datang dari kawan di komunitas Beatles, Bowie, untuk melewati pergantian tahun bersama The Beatles Mersey, band asal Liverpool, spesialis lagu-lagu The Beatles. Tapi..ahaiii..kendaraan umum penuh semua. Orang begitu antusias ingin melewatkan tahun baru dalam keramaian. Barangkali sama, tak seorang pun ingin mengalami kesepian. Jadilah aku ikut berjejal di antara para penumpang bis yang sibuk bercerita tentang kembang api dan pesta tahun baru dengan caranya masing-masing. Tapi ah dasar sopir kopaja borokokok..semua penumpang dipaksa turun Monas!

Tapi baiklah, kuputuskan untuk jalan kaki, dari Monas menuju Jakarta Theater, tempat pertunjukan berlangsung (berikutnya jalan kaki kusadari sebagai mekanisme melepas racun luka hati yang cukup mujarab!). Tiba di Jakarta Theater langsung bergabung dengan 3 kawan lain: Bowie, Budi, dan Tumpak yang begitu antusias ingin difoto. Hadeewwh…




Sebagai anggota komunitas kawakan dan pemain musik, mereka menguasai betul perbitelan. Tak heran jika celetukan2 yang muncul adalah kritikan2 terhadap permainan musik band duplikat Beatles ini.

*******

Seperti halnya The Beatles, The Beatles Mersey juga terdiri dari 4 orang, yakni Markus Bloor sebagai John Lennon, David Howard sebagai George Harrison, Steven Howard sebagai Paul McCartney, dan Brian Ambrose sebagai Ringo Starr.Β  Tampil pertama mereka langsung mengusung lagu dari era psikedelik, Sgt. Peppers Lonely Hearts Club Band dari album dengan judul yang sama. Lengkap dengan kostum mereka.


Baru sekitar 45 menit terakhir lagu bergeser ke era awal kemunculan The Beatles. Formasi penonton yang berjumlah sekitar 300 orang itu sudah mulai berubah. Yang awalnya rapi, sebagiannya mulai meruah mendekati panggung, menyanyi dan menari bersama.

Yang membuat mereka terlihat seru adalah karena mereka bule, mendekati performa The Beatles apalagi ditambah dengan kostum yang mendukung. Selebihnya kurasa tidak ada yang istimewa. Itu pula yang diamati kawan saya, Tumpak. Menurutnya -karena mereka menyebut diri band duplikasi Beatles- mereka tidak tampil maksimal. Dari bahasa tubuh kurang menjiwai personalitas masing-masing. Begitu pula dalam musikalisasinya. Banyak detil yang terlewatkan. Bahkan menurut Tumpak, grup lokal G-Pluck tampil lebih bagus.

Belasan hits sejak kedatangan The Beatles di benua Amerika seperti I Wanna Hold Your Hand, She loves You, All My Loving, dan lagu-lagu berirama rock n roll lain menggempitakan suasana hingga jarum jam persis di angka 12. Lepas dari kekurangan mereka, The Beatles Mersey malam itu sangat menghibur, menemani para penikmat Beatles melewati pergantian tahun 2011-2012.

Dan sekarang sudah hari ke empatbelas. Semoga masih indah adanya, kawans πŸ™‚

Iklan

6 pemikiran pada “New Year Eve Party with The Beatles Mersey

  1. ketika baca dan liat2 potonya…kenapa jadi mesam mesem yaa..?? πŸ˜€ senang mendengar (atau membaca ceritanya?) seseorang bisa bergembira hati dengan kesukaannya πŸ˜€ salah satu cara menikmati bergantinya tahun yg menarik… tambah tuwek awak iki reekk πŸ˜€

  2. banyak detil yang terlewatkan, sudah tentu.. dan tanpa mengurangi rasa hormat dan terimakasih atas kebaikan panitia yang memberikan 10 tiket utk pergantian tahun ini, paling tidak bagi para pecinta Beatles muda dan (mungkin) diluar kelas atau target market event malam itu, adalah menjadi sebuah anugerah yang besar sekali. Kapan lagi nonton band kelas dunia (atau tepatnya bule pula, asli dari kampung nya sono) ….

    yah kalo saya masih belom kesampaian datengin group Beatles tribute dari Australia itu, yang menurut saya lebih bagus lagi… (ini obyektif lho hehe)

    • mas assa di daerah mana? ada beberapa komunitas yg saya tau. di bandung setidaknya ada 3, dua dikota bandung 1 di jatinangor. entah kalo dah nambah ya.. di facebook kawan komunitas saya ada di bekasi, depok, cianjur.. setidaknya itu. dulu ada ibc untuk jakarta. saya ga tau masih aktif apa engga. termasuk temen2 saya yg di foto ini dulu di ibc. atau gabung saja dulu di milis yahoo, daftar aja kesini: indobeatles-subscribe@yahoogroups.com

      ok..keep contact aja ya. tq sudah berkunjung πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s