(Akhirnya) aku berjumpa dengan Sunda Kelapa

(Perjalanan 11 Februari 2012)

Waktu tampaknya berjalan lebih tergesa di hari ini. Siang yang baru saja terik tiba-tiba telah berubah menjadi sore yang mendung. Senja pun kehilangan sinar emasnya. Tak mengapa, telah kutemukan kawan yang mau menemaniku kesini, Pelabuhan Sunda Kelapa, tempat yang ingin kukunjungi bersamamu, dulu. Mencoba mengingat perjumpaan Chairil Anwar dengan rasa yang ia hadirkan hanya lewat puisi dalam Senja di Pelabuhan Kecil.
Dan kini aku gembira bisa berada di sini. Ujung perahu yang serupa pucuk berjajar memanjang menusuk langit. Selintas masih muncul harap, menziarahi kisah sang pujangga bersamamu. Tapi segera kutepis harap itu, seperti kutepis khawatirku akan gerimis yang akan menderas.

Baiklah, mari kita ambil saja beberapa gambar sebelum hujan benar-benar turun.

***

Dan selalu saja ada makhluk ini yang mengikutiku 🙂

***

my big thanks for Ganesh Kristian yang sudah mewujudkan harapku menyambangi Sunda Kelapa, dan rela berhujan-hujan hingga tengah malam 🙂

Iklan

8 pemikiran pada “(Akhirnya) aku berjumpa dengan Sunda Kelapa

  1. hahaha. Akyu udah puluhan tahun menatap pelabuhan ini, mengakrabi baunya. Dipojok sebelum pelabuhan, ada jembatan yg disisinya teronggok bioskop tua, wijaya namanya, tempat akyu mengejar pilem2 horor.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s