Pagi yang sumbang…

Pagi, berangkat ke tempat kerja berbarengan dengan serombongan peserta aksi -yang konon bakal besar2an di hari ini. Dari atribut yang dikenakan mereka massa dari sebuah partai. Apakah memang demikian adanya? Entah. Tapi bahwa gerakan untuk menghentikan kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat ini memang perlu dilakukan.

Tiba di kantor, teringatkan pada kiriman lagu dari seorang kawan di fb semalam yang tak bisa kubuka dari hp. Hmm..ternyata lagunya Dylan: Positively 4th Street. Pada kali yang lain aku mau bincangkan lagu ini. Karena dari lagu ini dan pengalaman perjumpaan dengan peserta aksi pagi tadi, lantas mengingatkanku pada salah satu lagu Iwan Fals. Lagu yang selalu.. selalu, otomatis kunyanyikan setiap kali melihat bendera merah putih.

Sumbang
by Iwan Fals

Kuatnya belenggu besi
Mengikat kedua kaki
Tajamnya ujung belati
Menghujam di ulu hati
Sanggupkah tak akan lari
Walau akhirnya pasti mati

Di kepala tanpa baja
Di tangan tanpa senjata
Ah itu soal biasa
Yang singgah didepan mata kita

Lusuhnya kain bendera dihalaman rumah kita
Bukan satu alasan untuk kita tinggalkan
Banyaknya persoalan yang datang tak kenal kasihan
Menyerang dalam gelap
Memburu kala haru dengan cara main kayu
Tinggalkan bekas biru lalu pergi tanpa ragu
Memburu kala haru dengan cara main kayu
Tinggalkan bekas biru lalu pergi tanpa ragu

Setan setan politik
Kan datang mencekik
Walau dimasa paceklik
Tetap mencekik

Apakah selamanya politik itu kejam ?
Apakah selamanya dia datang tuk menghantam ?
Ataukah memang itu yang sudah digariskan
Menjilat, menghasut, menindas, memperkosa hak hak sewajarnya

Maling teriak maling
Sembunyi balik dinding
Pengecut lari terkencing kencing
Tikam dari belakang
Lawan lengah diterjang
Lalu sibuk mencari kambing hitam

Selusin kepala tak berdosa
Berteriak hingga serak didalam negeri yang congkak
Lalu senang dalang tertawa
Ya ha ha

Bendera merah putih di salah satu sudut Kota Tua

Ah, pagi yang agak aneh..ditambah dengan sisa pening karena perjalanan darat Lampung-Jakarta kemarin.

Iklan

3 pemikiran pada “Pagi yang sumbang…

      • kopi hitam udah ga berani sama sekali, takut kambuh 😀 kalo kopi susu boleh lah.. kalo abis minum kotam, perut sebelah kanan mesti sakit, padahal suka kopi item pait… oleh-oleh cerita dan poto2 tentunya dong 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s