Kisah Bang Maman dari Kalipasir

Rame-rame soal kisah Bang Maman jelang ujian sekolah memancingku googling juga. Dan dapatlah ini dari salah satu blog. Setelah dibaca emang ni cerita bodor abis! Tapi…bodor atau bodoh ya?

*******

Ini adalah satu kisah yang dipaparkan dalam Buku Pendidikan Lingkungan dan Budaya Jakarta (PLBJ) Kelas 2 SD, berdasarkan Kurikulum Muatan Lokal DKI Jakarta (disalin sama seperti aslinya).

bang maman dari kali pasir

bang maman
dikenal sebagai pedagang buah keliling
di daerah kali pasir

bang maman memiliki
seorang anak perempuan
bernama ijah

istri bang maman telah meninggal dunia
semenjak istri bang maman meninggal
bang maman membesarkan ijah anaknya
dengan berdagang buah keliling
bang maman hanya berharap
kelak ijah dapat kawin dengan orang kaya

banyak orang iba kepada ijah
salah satunya adalah
keluarga pak darip
tidak terasa ijah telah dewasa
bang maman juga sudah tua
suatu malam
bang maman memanggil ijah
untuk diajak ngobrol
bang maman menanyakan sesuatu kepada ijah
yaitu jodoh si ijah
sebab selama ini ijah
tidak terlihat memiliki teman laki-laki
walaupun ijah sudah dewasa
tetapi ijah tidak menjawab pertanyaan
ayahnya, sebab dia memang tidak punya
teman laki-laki

saat itu bang maman
berkeinginan menjodohkan ijah
dengan anak pak darip
yang bernama salim
dan sudah dikenal lama oleh ijah

salim adalah anak tunggal pak darip
sifatnya masih kolokan
tetapi tidak sombong
walaupun salim anak orangkaya
pak darip memiliki banyak sawan dan kebun
sawan dan kebun pak darip diurus oleh kusen
keluarga darpi tinggal menerima
hasil panen sawah dan kebunnya

salim dan ijah sudah lama kenal
maka saat bang maman
menanyakan keinginan pada
pak darip untuk
menjodohkan salim dengan ijah
ke duanya setuju

salim dan ijah dinikahkan
tak lama dari pernikahannya
pak darip jatuh sakit
dan akhirnya pak darip meninggal

sejak meninggalnya pak darip
kusen yang ditugasi mengurus
sawah dan kebun mulai berniat jahat
secara diam-diam
kusen menjual sawah dan kebun
pak darip
kusen tidak lagi mengirim
hasil panen kepada salim
anak pak darip almarhum

setelah berhasil menjual
beberapa sawah dan kebun pak darip
kusen kabur dari kampung
pergi jauh dari kampung salim
sehingga salim jatuh miskin
salim bekerja apa adanya
untuk menghidupi keluarganya

melihat kehidupan salim
yang susah
bang maman merasa malu
bang maman berniat memisahkan
ijah dengan salim
akhirnya mereka bercerai
kini ijah menjanda

suatu saat
ijah dilamar dan menikah dengan ujang
yang dikenal kaya
tetapi bang maman kena batunya

saat menikahkan ijah dan ujang
polisi datang menangkap ujang
yang tidak lain adalah
salah satu gerombolan rampok
bang maman malu
mendengar itu salim iba
kepada ijah

*Pertanyaan dalam ulangan di sekolah: “apakah pekerjaan Bang Maman?”
Keponakan saya menjawab: “tukang kawin-cerai anak”
Hehe..
Heran, apa ga ada cerita lain yang bisa dijadikan contoh moral yang baik ya?

copas dari sini: http://worowiri.multiply.com/journal/item/5/Bang_Maman_dari_Kali_Pasir

*******

Btw postingan di atas tercatat tahun 2008. Sedangkan topik ini konon baru rame dibicarakan di twitter 12 April kemarin. Lah selama ini ga ada yang protes po?

Ni dia bukunya… (dari vivanews.com)

 

 

 

 

 

 

 

 

***

Senin, 16 April 2012

Penasaran jilid 2! Hahaha… Berhubung ada komentar tentang versi yang berbeda, maka cari-carilah sumber info lain.
dapet sumber dari sini: http://edukasi.kompasiana.com/2012/04/13/mengkaji-cerpen-bang-maman-dari-kali-pasir/
Di versi ini dongeng tentang Bang Maman tampil dalam sebuah cerpen. Ini dia ceritanya…

Bang Maman dari Kali Pasir

Bang Maman adalah pedagang buah di Kali Pasir. Bang Maman mempunyai anak perempuan bernama Ijah dan berkata ingin menjodohkannya dengan Salim anak Pak Darip orang kaya di Kali Pasir. Tak lama setelah Salim dan Ijah menikah, Pak Darip meninggal dunia. Pak Darip meninggalkan harta warisan berupa kebun yang sangat luas kepada Salim.

Salim tidak bisa mengurus kebun peninggalan ayahnya, dan minta Kusen mengurusnya. Istri Kusen mempunyai rencana jahat, dia meminta suaminya menjual kebun Salim. Setelah kebun dijual mereka melarikan diri. Salim menjadi miskin, harta warisan ayahnya sudah habis. Akhirnya Salim berjualan buah di pasar.

Bang Maman mengetahui Salim telah jatuh miskin. Bang Maman ingin Ijah bercerai dengan Salim, karena Salim telah jatuh miskin. Ijah tidak mau, biar miskin Ijah tetap setia kepada Salim.

Akhirnya Bang Maman meminta bantuan kepada Patme supaya berpura-pura menjadi istri simpanan Salim. Patme setuju atas permintaan Bang Maman. Kemudian Patme datang ke rumah Salim dan berbicara dengan Ijah. Patme mengaku sebagai istri Salim. Patme dan Ijah bertengkar. Ijah merasa kecewa dan marah kepada Salim.

Kemudian Salim memberikan penjelasan kepada Ijah, namun Ijah tidak percaya. Akhirnya Salim pergi meninggalkan Ijah.

Suatu hari Ijah berkenalan dengan Ujang. Ujang Adalah seorang perampok yang sudah lama dicari polisi. Dengan menyamar seperti orang kaya Ujang datang melamar Ijah. Lamaran Ujang diterima dan akhirnya Ujang dan Ijah menikah.

Pada saat pernikahan berlangsung datanglah polisi menangkap Ujang dan gentong. Mereka sudah lama dicari polisi karena sebagai perampok. Namun Ijah tidak tahu kalau mereka sebagai perampok. Mereka akhirnya dibawa ke kantor polisi dan Bang Maman sebagai saksi.

Polisi minta agar semuanya tenang. Dijelaskan oleh polisi bahwa yang ditangkap itu adalah buronan. Mereka ditangkap karena sering berbuat jahat. Mereka suka merampok dan menipu. Akhirnya pesta perkawinan berangsur-angsur bubar.

***

Mengapa ada dua versi? Masih dari sumber di atas, konon buku pelajaran ini memang ada 2 versi, versi deluxe dengan kertas glossy yang bagus dan kertas biasa. Di versi yang deluxe tidak ada istilah istri simpanan. Maka menjadi pertanyaan lainnya: mengapa dibedakan? Apa istilah ‘istri simpanan’ memang sengaja diperuntukkan hanya untuk siswa pemakai buku berkertas standar yang artinya kalangan lebih rendah secara finansial? Apa tujuannya?

Deuh asa pabaliut nya? Mari tanyakan sama bung Ebiet G Ade saja 🙂

 

10 pemikiran pada “Kisah Bang Maman dari Kalipasir

  1. eh, ternyata ada yg tidak tercantum di blog itu, dan lebih seram: “Akhirnya Bang Maman meminta bantuan kepada Patme supaya berpura-pura menjadi istri simpanan Salim”

    entah tidak tercantum atau ini versi yg lain…tp yg jelas: “waduh, kok bisa ada teks pendidikan kelas 2 sd seperti ini ya…”

    • mungkin pikiran anak kelas 2 SD belum sampai ke inti ceritanya, mungkin juga cerita itu hanya sebatas gambaran kecil budaya daerahnya. Iya bener, ada versi lain ceritanya, kapan hari pernah liat foto bukunya di fb… akhirnya muncul kalimat “ya begini ini budaya kita” 😀

      • tak harus sampai ke inti ceritanya… tentang pemunculan cerita ini di ranah pendidikan sekolah dasar, itu menunjukkan kekacauan pikir perancangnya. mau bicara soal ajakan berpikir kritis juga bukan begitu caranya…

  2. Wah saya baru tahu ada pelajaran anak SD seperti ini, kl saya tau buku keponakan sy seperti ini saya datangin Kanwil atw paling tidak saya marah”in Gurunya di sekolahan yang mengajar PLBJ ini

  3. Sebelumnya maaf lho mbokde, kok ceritanya nggak sama dengan yg baru sy baca di kompasiana yaa? apa ada versi lain?

    • ya itu, di komen di atas aku juga mempertanyakan apa ada versi lain.. yg jelas tulisan di atas aku kutip dr blog org yg konon jg ambil dari buku yang dimaksud. aku sendiri blm liat langsung bukunya. tapi mungkin akan kucari langsung itu si bang maman, secara kalipasir itu gang sebelah hehehe…

      aku juga ga tau, makdhe..tp kalo nemu versi lain ntar kumasukin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s