Di Beranda Ini Angin Tak Kedengaran Lagi dan The Blower’s Daughter

Di Beranda Ini Angin Tak Kedengaran Lagi
(Goenawan Mohamad)

Di beranda ini angin tak kedengaran lagi
Langit terlepas. Ruang menunggu malam hari
Kau berkata: pergilah sebelum malam tiba
Kudengar angin mendesak ke arah kita

Di piano bernyanyi baris dari Rubayyat
Di luar detik dan kereta telah berangkat
Sebelum bait pertama. Sebelum selesai kata
Sebelum hari tahu ke mana lagi akan tiba

Aku pun tahu: sepi kita semula
bersiap kecewa, bersedih tanpa kata-kata
Pohon-pohon pun berbagi dingin di luar jendela
mengekalkan yang esok mungkin tak ada

1966

*****

Aku pernah mencatatnya di sini pada awal Desember kemarin. Lalu kau kirim lagi butiran kata GM ini, menaburi luka yang belum lagi kering. Dan soundtrack film Closer inipun kemudian menjadi pelengkap yang manis. Luka acapkali memang terasa manis… atau hanya karena aku seorang masochist?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s