The Avengers, persekutuan para pahlawan Marvel

Kemarin, pertemuan selesai jam setengah tiga sore. Korupsi waktu sejam dengan alasan: menemani kawan peserta pertemuan dari luar kota 😀 Jam 3 sore, jalan kaki menyeberangi Cikini Raya. The Avengers tinggal tayang di dua studio. Artinya sudah tidak ngantri lagi. Pilihan lainnya: Dark Shadow dan Safe. Dark Shadow masih baru, masih bisa ditunda. Safe tidak berminat. Baiklah, mari kita jumpai saja para pahlawan Marvel!

***

Para pahlawan Marvel berkumpul? Wow! Tapi ternyata film ini agak jauh dari ekspektasiku 😦 Mengapa begitu? Karena sebagai sebuah film action, aku membayangkan ritme film ini lebih cepat dari yang kudapati. Soal kualitas penceritaan sih tak perlulah diceritakan. Ini memang film hiburan. Tampilan dan alur cerita yang menarik saja yang dibutuhkan.

The Avenger berkisah tentang rencana penguasaan bumi oleh Loki (Tom Hiddleston). Sebagai adik sang pembela Bumi, Thor (Chris Hemsworth), Loki selalu merasa tersisih. Dia ingin memiliki kekuasaan, diperhitungkan dan dihargai. Maka bersekutulah ia dengan sebuah kekuatan yang menghendaki Tesseract, sebuah benda asing berbentuk kubus yang diduga menyimpan potensi kekuatan yang sangat besar. Nah, dikisahkan Tesseract yang sebelumnya ditemukan di dasar laut ini tiba-tiba bekerja dan membuka portal antara bumi dan dunia Asgard. Peristiwa ini berlangsung dalam sebuah eksperimen yang sedang dibuat oleh agensi mata-mata S.H.I.E.L.D. yang dipimpin oleh Nick Fury (Samuel L. Jackson). Terbukanya portal ini menjadi peluang Loki untuk mengunjungi Bumi. Berhasil mendapatkan Tesseract, dan berhasil menggaet para anggota S.H.I.E.L.D. melalui sihirnya. Termasuk diantaranya adalah Dr. Erik Selvig (Stellan Skarsgård) dan agen Clint Barton/Hawkeye (Jeremy Renner).

Serangan yang tidak biasa dari makhluk antah berantah ini membuat Fury berinsiatif menyatukan para pahlawan yang pernah ada dalam proyek The Avengers. Ia libatkan agen Natasha Romanoff/The Black Widow (Scarlett Johansson) untuk menyatukan para tokoh ini yaitu Bruce Banner/Hulk (Mark Ruffalo), Tony Stark/Iron Man (Robert Downey, Jr.), da sang legenda Steve Rogers/Captain America (Chris Evans). Sebagai makhluk super mereka memiliki karakter yang tidak biasa pula, terutama ego mereka. Ini tantangan buat Fury, Natasha dan 2 agen lainnya, agen Phil Coulson (Clark Gregg) dan Maria Hill (Cobie Smulder).

Pada serangan Loki yang pertama, datanglah Thor yang mencoba membawa Loki kembali dan mengurungkn niatnya menguasai bumi. Pertempuran atas alasan ego dan kesalahpahaman pun terjadi. Antara Thor, Iron Man, Captain America. Tapi seperti halnya kisah kepahlawanan lainnya, setelah melewati sekian pertentangan akhirnya bersatulah para pahlawan ini dan menyebut diri mereka The Avengers.

Diluar persoalan ‘kurang bergegas’nya, ini film tetap menjadi sebuah film hiburan yang layak tonton. Joss Whedon berhasil menggarap kisah kepahlawanan ini dengan sisipan pesan kemanusiaan dan dry humour yang asik. Tidak mudah tentunya menggarap film dengan banyak karakter pahlawan, dengan porsi yang seimbang diantaranya. Tapi Whedon berhasil melakukannya. Keberhasilannya juga karena dukungan optimal para pemainnya. Robert Downey, Jr., Samuel L. Jackson, Scarlett Johansson, adalah nama-nama yang cukup akrab di mata dan telinga kita. Pun dengan  Chris Evans, Jeremy Renner, Mark Ruffalo, Chris Hemsworth, dan Tom Hiddleston. Beberapa karakter tampak lebih menonjol, tapi itupun karena sesuai dengan karakter yang mereka perani selama ini.

Marvel Studios lewat The Avengers masih menampilkan audio visual yang prima. Bisajadi olahan di versi 3D lebih menarik ya? Sayangnya di 21 TIM tidak ada versi 3D. Tapi inipun sudah cukup, berimajinasi bersama tokoh-tokoh Marvel. Berharap pada sekuelnya mereka memunculkan X-Men. Tak sabar berjumpa dengan Wolverine *lopelope* 🙂

Sutradara: Joss Whedon
Produser: Kevin Feige
Penulis: Joss Whedon (screenplay), Zak Penn, Joss Whedon (story), Stan Lee, Jack Kirby (comics, The Avengers)
Pemain: Robert Downey, Jr., Chris Evans, Mark Ruffalo, Chris Hemsworth, Scarlett Johansson, Jeremy Renner, Tom Hiddleston, Clark Gregg, Cobie Smulders, Stellan Skarsgård, Samuel L. Jackson, Gwyneth Paltrow, Paul Bettany, Alexis Denisof, Harry Dean Stanton
Musik: Alan Silvestri
Sinematografi: Seamus McGarvey
Editing: Jeffrey Ford, Lisa Lassek
Studio Marvel Studios/Paramount Pictures
Durasi: 143 menit

p.s. yang ini versi meong 🙂

Iklan

2 pemikiran pada “The Avengers, persekutuan para pahlawan Marvel

  1. yang paling oke menurutku Tom Hiddleston mbak, yg jadi Loki, pas gitu sama perannya, wajahnya yg misterius, tengil tapi charming, terus aktingnya juga keren, bawain emosi Loki yg gila, merasa kesisihnya dapet juga.. pokoknya Hiddleston top 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s