Dua bocah cilik penghuni baru rumahku: Mimo n Mimi

Aku kangen bayi meong!

Terakhir ada bayi meong di rumah adalah anak2nya Itang. Tapi mereka pergi. Satu per satu, semua. Aku sempat berharap bisa membesarkan bayi2 Itang, stray yang suka datang dan pergi semau-mau dia itu. Sangat berharap malah, karena terakhir Gadis meong 5 kali melahirkan tak satupun anaknya tersisa. Meski sedang sangat pas-pasan, tapi merasa bersalah karena tidak bisa menjaga Gadis meongku membesarkan anak-anaknya.

Maka aku sungguh tak bisa lagi menahan diri untuk tidak adopsi sementara ini, saat suatu hari (18 Mei) melihat ada meong kecil mondar-mandir di depan rumah. Sendirian. Tanpa emak, tanpa saudara. Kudatangi lalu kupegang, nurut.. “Ah, ini mah berjodoh,” kataku. Baiklah…kubawa masuk rumah. Difoto dulu, jepret!

Besoknya dimandiin, terus difoto lagi. Kaaan…lebih ganteng 🙂

Dua minggu kemudian (30 Mei) pulang lagi. Si kecil tidak ada! Tapi kutemukan lagi dia masih di sekitar blok rumah kecilku. Kubawa pulang lagi. Keesokan harinya di jalan si Beaty, motor kesayanganku nyaris melindas meong kecil. Ga terlalu nyaris sih sebetulnya. Agak jauh tapi cukup mengagetkanku, karena dia duduk di balik ban mobil. Tak terlihat. Kuraih si cemong yang pasti cewe ini. Cantik. Tapi kaki belakangnya pincang. Pantas dia tidak bergerak. Kurasa dia korban tabrak lari. Aku menunda kepergianku, kembali ke rumah, buka pintu, memasukkan si kecil, tutup pintu, pergi lagi hehe.. Entah apa yang terjadi di dalam. Mungkin berantem. Tapi biarlah, kumaha engke weh..kata orang Sunda. Karena aku sudah menghabiskan sekian menit untuk bolak-balik pulang.

Sebelum kembali ke Jakarta sempat mengambil beberapa foto mereka berdua. Kunamai mereka Mimo dan Mimi. Masih belum akur!


Dua minggu kemudian mereka sudah mulai rukun. Mimo anaknya lebih atraktif dan eksploratif. Mimi lebih pendiam. Tapi dua-duanya manja 🙂

Satu-satunya kekhawatiranku adalah mereka tertulari om-om dan tante meongnya yang flu-nya ga sembuh-sembuh. Semoga tidak. Semoga tidak. Terus sehat ya, anak-anak meong…sampai ibu meong bisa pulang Bandung terus menemani kalian 🙂

Iklan

4 pemikiran pada “Dua bocah cilik penghuni baru rumahku: Mimo n Mimi

  1. Non, ingat telp Albert pas kita di Megaria? Yang katanya lagi ngumpulin anak-anak kucing. Nah, sekarang Albert plus ibu kucing ngurus 4 bayi kucing. Masih nyusu. Menurutku kembar karena aku gak bisa bedain. Kata Albert harusnya 5, tapi yang satu ilang. Nggak kebayang deh di otakku sebelumnya. Ambil gih. Repot tenan. Entar kukirim fotone. Si Albert motret buanyak…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s