Taxi Driver: “Are You Talking To Me?”

Pernahkah mengalami ‘love without any reason’? Itulah yang kualami dengan ‘Robert De Niro’. Pada masa kanak, aku melahap habis semua buku dan majalah. Dan entah majalah dari mana -karena tidak mungkin langganan- dan aku juga lupa majalah apa saat itu. Yang pasti majalah dalam format kecil itu berisi tentang informasi dunia film dan sudah out of date. Rasanya sih lebih banyak berisi ulasan film mandarin. Tapi di antaranya juga ada review film ini: Taxi Driver. Dari catatan inilah aku mengenal nama Robert De Niro dan langsung jatuh cinta. Juga pasangan mainnya ketika itu, Jodie Foster muda.

Maka menjadi aneh ketika seorang kawan bertanya: “dah nonton Taxi Driver belum?” Nah lho..kok aku belum nonton ya? Setelah ada di masa doyan nonton dan pengumpul film, aku malah belum nonton. Bahkan yang aku selalu sebutkan adalah God Father sebagai ‘must seen movie’. Hadoooh..piye to? 🙂 Begitulah, akhirnya film ini kutonton juga, setelah hampir 30 tahun sejak aku membaca reviewnya.


Taxi Driver berkisah tentang Travis Bickle (Robert De Niro), laki-laki kesepian yang baru menyelesaikan tugas wajib militernya di Angkatan Laut Amerika. Dia mengalami insomnia parah. Dan itulah obat yang dia pikirkan: mengemudikan taxi di malam hari, bersama penumpang di seantero New York City. Pada saat lain ia gemar mengunjungi bioskop yang khusus memutar film porno. A lonely n depressed man! Selain itu dia rajin menulis diari. Film ini pun berkisah seolah dari diari sang taxi driver.

Pada suatu ketika pandangannya terjebak dalam pesona seorang perempuan cantik, Betsy (Cybill Shepherd), voluntir pada kampanye Senator Charles Palantine (Leonard Harris), yang sedang mencalonkan diri menjadi presiden. Mencalonkan diri menjadi voluntir adalah satu-satunya jalan yang ia pikirkan untuk mendekati Betsy. Bersambut. Meski sebatas ngobrol, Betsy mau menerima undangan Travis untuk ngopi bareng. Sayang Travis tak cukup paham tentang pola pendekatan yang baik. Tak cukup referensi pula tampaknya. Betsy dibawanya nonton film di bioskop langganannya! Dapat diduga, buyarlah hubungan yang baru sebatas pendekatan itu. Betsy menghindar, Travis frustasi.

Banyak cerita yang dia dapatkan selama membawa penumpangnya. Cerita-cerita yang makin membuatnya frustasi. Termasuk pertemuan tak sengajanya dengan Iris “Easy” Steensma (Jodie Foster ). Gadis cilik ini adalah salah satu dari sekian gadis muda yang menjajakan diri di jalanan New York.

Mengatasi frustasinya, Travis mencoba mengalihkan energinya dengan mengikuti latihan menembak. Sasarannya: Senator Palantine yang kebetulan sempat menjadi penumpangnya. Pada hari-H yang ditunggu, Travis menyiapkan semuanya. Pakaian disesuaikannya sedemikian rupa untuk memudahkan dia melakukan tembakan dengan cepat. Ia mencukur rambutnya hingga tinggal sederet runcing bagian atas. Mohawk. Tapi hari itu milik Palatine, bukan miliknya. Ia gagal. Ia diburu dan ia pulang.

Dalam frustasinya ia mencari Iris. Gadis itu sempat didatanginya. Dimintanya ia pergi dari kota itu, kembali ke orang tua. Tapi Iris beralasan, termasuk para mafia yang tak mungkin membiarkannya pergi. Travis siap berjibaku. Dikumpulkannya uang yang dimilikinya. Untuk Iris. Travis siap mati. Melenggang ia menemui para dedengkot penguasa kawasan prostitusi itu. Sebuah tembakan pertama lantas tembakan berikutnya. Melukai dan menghabisi gerombolan tersebut. Travis pun terluka. Travis siap mati, tapi tak ada peluru tersisa untuknya. Bahkan pelurunya sendiri.

Pertarungan selesai. Nama Travis muncul dalam pemberitaan, sebagai pahlawan yang mengobrak-abrik sarang mafia prostitusi. Dan laki-laki yang kehabisan peluru untuk menghabisi dirinya sendiri itu pun tersenyum. Entah apa karena tak lagi depresi. Tapi mungkin hanya karena ia bisa mendapatkan kembali senyum Betsy.

Film yang bagus! Tampilan visual terasa memang jadulnya. Bukan setting waktu, tapi tampilan gambarnya. Blur. Tak mengapa karena akhirnya bisa kusaksikan langsung film yang sempat diganjar sejumlah penghargaan ini. Pada tahun itu (1976) film ini mendapat 4 nominasi Oscar, dan memenangkan The Palme d’Or pada Cannes Film Festival. The American Film Institute memasukkan film ini dalam 100 greatest American film.

Film ini juga banyak dipuji para kritikus film. De Niro sudah pasti. Satu cerita menarik di antara penggarapan film ini adalah De Niro sedang bermain pula untuk Bernardo Bertolucci’s movie, 1900. Tak tanggung-tanggung, berlokasi di Italy! Ia menyelesaikan shooting Jumat di Roma lalu terbang ke New York. Dan karenanya ia hampir kehilangan lebih dari 35 pounds berat badannya.

Selain De Niro juga akting memikat dari Jodie Foster sebagai gadis PSK yang baru berusia 12 tahun juga banyak dibicarakan. Sejumlah nama konon sempat dijadikan pertimbangan, seperti Melanie Griffit dan Bo Derek.

Satu scene yang sempat mencuri perhatian adalah saat Travis bersama salah satu penumpangnya yang berniat membunuh istrinya yang berselingkuh. Kejadian itulah yang mendorong Travis untuk melengkapi dirinya dengan senjata api. Kenapa adegan itu menjadi terasa lucu, karena si penumpang itu baru kutahu adalah Scorsese. Dia muncul jadi sosok yang ajaib, dengan kumis tebal dan gaya bicara yang aneh hehehe..

Ada yang belum pernah nonton juga? Tonton deh…

Sutradara: Martin Scorsese
Produser: Julia Phillips, Michael Phillips
Penulis: Paul Schrader
Narator: Robert De Niro
Pemain: Robert De Niro, Jodie Foster, Albert Brooks,
Harvey Keitel, Leonard Harris, Peter Boyle, Cybill Shepherd
Musik: Bernard Herrmann
Sinematografi: Michael Chapman
Editing: Marcia Lucas (supervising), Tom Rolf, Melvin Shapiro
Studio     Bill/Phillips
Italo/Judeo Productions
Durasi: 113 minutes

 

Iklan

2 pemikiran pada “Taxi Driver: “Are You Talking To Me?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s