Kisah Jova, meong kuningku (Mengapa Binatang Peliharaan Perlu Disteril? Seri-3)

Februari 2008. Pagi Bandung yang dingin. Saat yang tepat untuk ngopi! Tapi gula habis. Warung hanya berselang 4-5 rumah, tapi kuambil jaket tebalku. Aku tak sanggup menghadapi dingin. Di jalan kutemukan mereka: dua makluk berbulu kecil, teronggok di tengah jalan. Masih sangat kecil hingga cukup kumasukkan dalam saku jaket. Warnanya kuning dan hitam. Ah, kalian akan jadi dua gadis kecilku.


Kunamai mereka Jova dan Vanka. Sayang Vanka tak berumur panjang, pergi tak lama setelah aku pulang dari luar kota (kemudian hari aku menyimpulkan kalau aku tak berjodoh dengan kucing hitam). Aku menangisinya. Ini kali pertama aku kehilangan meong karena kematian. Sedangkan Jova tumbuh dengan sehat, bersama saudara-saudara meongnya yang lain.
Pada 2009 -kurasa belum genap setahun- Jova bunting. Dia melahirkan dua hari sebelum kepergianku ke Manado, pada awal Maret. Hanya seminggu berselang aku dikabari: bayi Jova mati! Aku menangis lagi. Ini kehilangan keduaku, dan tanpa melihat sendiri. Aku tak mau Jova bunting lagi tanpa pengawasanku. Tak terbayang Jova akan bolak-balik bunting, melahirkan, bayi-bayi mati, dan aku meratapinya dari kejauhan. Maka kuminta tolong seorang kawan untuk membawa Jova ke dokter hewan: steril. Waktu itu aku baru kenal istilah steril untuk binatang peliharaan ini.
Bulan Juni baru bisa kutemui lagi ini anak. Gendooot! Hahaha.. Dan yang aku jadi kasian adalah karena dia menjadi agak liar. Mungkin karena kurang kasih sayang (emaknya pergi terooooos siiiiihhhh!). Hal lainnya yang baru kutau adalah bahwa steril sebaiknya memang dilakukan sebelum menstruasi pertama. Karena kalau sudah menstruasi apalagi sudah melahirkan, efeknya terhadap kucing akan berbeda.

Ya sudahlah. Sudah kadung. Jova liar, Jova susah dipegang, aku akan tetep sayang.. Sekali waktu dia suka kubawa tidur, meski di tengah malem ribut minta keluar. Juteknya juga minta ampun, jarang sekali mau akrap dengan saudara meongnya. Cuma Naga yang berani mendekat. Dan kadang kalau lagi baik, Jova juga menunjukkan kasih sayangnya sama Naga meong ūüôā
Love you all, meongs…

Tulisan sebelumnya:
* Itang Meong and Her New Babies (Mengapa Binatang Peliharaan Perlu Disteril? Seri-2)
* Spaying and Neutering (Mengapa Binatang Peliharaan Perlu Disteril? Seri-1)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s