Tanpa judul ah!

purnama di bandung timur (nyulik foto koleksi kang igna hadi :D)

Di beranda ini angin tak kedengaran lagi
Langit terlepas. Ruang menunggu malam hari
Kau berkata: pergilah sebelum malam tiba
Kudengar angin mendesak ke arah kita

Di piano bernyanyi baris dari Rubayyat
Di luar detik dan kereta telah berangkat
Sebelum bait pertama. Sebelum selesai kata
Sebelum hari tahu ke mana lagi akan tiba

Aku pun tahu: sepi kita semula…

(Di Beranda Ini Angin Tak Kedengaran Lagi-Goenawan Mohamad)

*

Aku tak lagi di beranda. Dingin luar biasa. Tapi sempat kulihat sisa purnama dan angin yang mendesak pepohonan di halaman kecilku.

Sedari pagi sajak ini menggeliat di benakku. Mengingatkan pada ‘sepi kita semula’. Seperti mengulang perjalanan sunyi Simon-Garfunkel saat mengeja Emily.

***sesungguhnya sedang sepertujuh putus asa menghadapi si lepi yang bolak-balik mati***

Iklan

2 pemikiran pada “Tanpa judul ah!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s