Sebuah Perjumpaan (pada jelang 9 Agustus)

Hari ini ada sebuah perjumpaan tak terduga!

Beberapa hari terakhir aku terlibat dalam pekerjaan di sebuah kantor konsultan SDM. Ujungnya adalah apa yang kuikuti hari ini: workshop tentang pemetaan proses bisnis. Untuk sebuah perusahaan di kawasan Bandung Utara. Di sinilah aku berjumpa dengan si kakak ini. Ada 3 kenalan lama juga sebetulnya yang kutemui (dunia ternyata sempit ya?), tapi si kakak ini terasa lebih istimewa. Kenapa? Karena dialah orang yang kutumpangi pada kali pertama menginjakkan kaki di Kota Bandung. Persisnya di rumah kost Gang Sastra, Cihampelas, Bandung.

Namanya Dewi Sartika Batubara. Aku memanggilnya Kak Ika. Tubuhnya mungil. Dan lebih kurus dari terakhir aku menjumpainya. Sudah hampir 19 tahun lalu, tapi kurasa penampilannya malah lebih segar sekarang.


Dia juga bilang aku mengurus. Hmm..sebetulnya aku selalu heran dengan komentar ‘kok jadi kurus?’ dari teman-teman lamaku. Seingatku timbanganku keluar SMA dan sekarang persis sama: 46 kg. Barangkali usia, selain memberi garis-garis baru di wajah dan memudarkan pigmen rambut, juga meniruskan muka. Barangkali begitu ya.. 🙂

Tapi yang lebih lucu adalah komentarnya yang disampaikan di depan kawan-kawan lain. “Dhenok ini dulu pendieeeeem banget.” Hohoho… Dhenok yang pendiam. Dulu.

Komentar dan perjumpaan ini lantas mengingatkanku pada runtutan peristiwa 19 tahun lalu. Pernah kubuat catatannya dalam “Bis Malam Pertama“.

Kutanya padamu, kawan: kalau kau orang sepertiku…perempuan yang sangat introvert, punya masalah dengan kepercayaan-terhadap diri sendiri maupun orang lain, tidak pernah pergi jauh, sendiri, harus tinggal di sebuah wilayah asing, dengan budaya yang cukup berbeda, akan seperti apa kau menghadapi dunia barumu?

Yang kulakukan adalah membuat benteng. Cukup melalui celah sempit untuk melihat orang-orang dan dunia luar. Sebisa mungkin tidak bicara, apalagi bertanya. Banyak hal konyol yang terjadi karenanya. Mau tau? Noraklah pokoknya! 😀

Sebuah siang. Sudah selesai masa Opspek dan belum mulai masa kuliah. Mencoba mengenali medan, aku melangkah ke arah keramaian. Jalan Cihampelas. Dari jauh kulihat ada bentuk asing yang tersusun rapi dalam keranjang bambu di sebuah gerobak. Ada daun pisang di pinggir, memagari masing-masing keranjang. Beberapa hari aku mengamati si benda ajaib berbentuk putih panjang itu. Tak mendekat, tak bertanya. Hingga suatu kali aku mendekat dan membeli si benda aneh itu. Setengah kilo. Dan benda itu bernama peyeum 😀

Pada siang yang lain. Di dalam kamar Kak Ika. Semua penghuni pergi. Sebuah suara berteriak bising di balik dinding. Awalnya tak cukup jelas. Lalu menghilang. Tidak terlalu lama ada teriakan serupa. Lewat juga. Yang ketiga baru kudengar jelas: cakue..odading.. Keburu berlalu. Hingga yang terakhir kupaksakan diri keluar kamar, memberi beberapa lembar ribuan dan si mang penjual menggantinya dengan sekantong benda bernama cakue-odading itu. Lalu aku mulai memakannya. Sendirian. Hehe..

gambare om google

Mau tau hal norak lainnya? Udah ah, malu 🙂

Tapi bukankah hidup memang menarik, kawan? Begitu beragamnya proses untuk kita sekedar menjadi ‘tahu’. Lewat perjalanan menjemukan yang seolah tanpa ujung. Lewat benturan dengan luka kecil hingga yang bikin kita berdarah bernanah. Atau lewat kekonyolan yang membuat kita terpingkal ketika mengingatnya. Pada akhirnya semuanya memberi makna. Pun dari mereka yang telah memberi luka. Tak ada yang sia-sia.

Dan perjumpaanku dengan Kak Ika di hari ini mengingatkanku bahwa aku tak pernah sendiri. Selalu ada orang mengulurkan tangan. Memberi atau sekedar menggandengku. Berproses bersamaku.

Besok, 9 Agustus 2012 adalah tepat 19 tahun aku menginjakkan kaki di Kota Bandung. Beberapa tanggal memang kujadikan momentum, memaknai perayaan kehidupan.

Terimakasih, Kak Ika. Pertolongan yang tak akan kulupa.
Terimakasih juga, kawans..telah mau menjadi bagian dalam perjalananku.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s