(Merawat) Choker Perak Runi Palar

Pagi tadi membersihkan choker perak produksi Runi Palar. Perhiasan ini awalnya adalah koleksi Ibu Gulia (alm.) yang memang penggemar karya Runi Palar. Ibu Gulia adalah salah satu penyiar Radio Mara jaman baheula, seangkatan alm. Kang Aom-Ibing. Dan aku mendapatkannya dari anak almarhum yang sudah kuanggap ibuku di Bandung, Ibu Rani alias Hajah Wekwek 😀


Lihat detilnya yang menarik. Kurasa produksi Runi Palar memang unik. Alumni ITT Bandung ini sudah berkreasi perak sejak tahun 1968. Kini perempuan bernama Sotjawaruni Kumala ini menggarap produksi peraknya di 3 bengkel, Bandung, Jogjakarta, dan Bali. Kota terakhir adalah kota yang dia pilih untuk menetap. Entah sudah berapa banyak karya yang sudah ia hasilkan, yang pasti kreasinya sudah mendapatkan pengakuan internasional. Terbukti dari sejumlah penghargaan, dan kreasinya yang tersebar di beberapa negara.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s