Suntikan semangat menulis di hari ini

(Kreativitas menulis sedang mandeg-deg beberapa waktu terakhir. Tergerus rutinitas yang tak terelakkan. Plus kemalasan yang tak tersembuhkan 😀 )

Pertama, menerima dan menuliskan seluruh rangsangan.
Kedua, proses intelektualisasi.

Beri jeda waktu untuk proses pertama ke kedua.

Setidaknya dua hal itulah yang kucatat baik-baik dari obrolanku dengan penyair Bandung, Soni Farid Maulana, sembari ngopi,  pagi tadi. Karena menurut Kang Soni, setidaknya dua hal itulah tahapan dalam menulis kreatif. Agar tak terjebak bolak-balik antara proses penulisan dan proses koreksi.

Baiklah. Nuhun obrolannya, Kang Soni. Nuhun pula untuk dua bukunya: Empat Dayang Sumbi-kumpulan cerpen dan Disekap Hujan-kumpulan puisi.

Mari yuk ah, lanjut nulis lagi 🙂

Oiya, diingatkan lagi untuk membaca Diksi dan Gaya Bahasa, Gerson Poyk. Barusan dicari-cari kok ga ada ya. Oeeeeyyyyy, sapa pinjeeeem? Balikin! *tereak pake toa*

Jangan-jangan ini semacam karma karena suka tidak mengembalikan buku orang 😀

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s