Ganbatte Kudasai, semangat pantang menyerah

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 5

jlmc - ganbatte kudasaiGanbatte Kudasai! Ungkapan ini mengandung banyak makna bagi bangsa Jepang. Dari sekian makna yang ada, salah satunya adalah unsur motivasi dan semangat untuk terus berjuang dan pantang menyerah.

Semangat ini lahir dari filosofi Gambaru sebagai perwujudan dari filosofi Bushido yang berkembang pada masa samurai. Pada masa Shogun Tokugawa, perpaduan Shinto dan Budha melahirkan semangat Bushido yang mengajarkan sikap moral positif seperti kebernian, kehormatan dan harga diri, kesetiaan dan pengendalian diri, kesungguhan, kejujuran, hemat, kemurahan dan kerendahan hati, kesopanan dan keramah tamahan, kerja keras, tidak individualistis, tidak egois, bertanggung jawab, bersih hati, harus tahu malu, serta mementingkan hubungan moral antara atasan dengan bawahan, ayah dengan anak, suami dengan istri, kakak dengan adik, teman dengan teman.

Filosofi Bushido yang tertuang dalam semangat Gambaru inilah yang kemudian mewarnai kehidupan masyarakat Jepang sehari-hari. Hal ini menghasilkan sebuah masyarakat Jepang yang mandiri dan tangguh. Selain pantang menyerah dan kerja keras, semangat Gambaru menghasilkan budaya masyarakat Jepang yang haus akan ilmu pengetahuan.

foto: google.

Mau lebih jauh mengenal bahasa dan budaya Jepang? Gabung yuk! New_Picture[1]

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s