Mengenal Kimono dan Yukata

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 8

jlmc - kimono dan yukata

Jika menyebut kata kimono, orang langsung terbayang pakaian tradisional Jepang. Tapi seperti apa sih kimono itu persisnya?

Masyarakat awam mungkin menyamakan kimono dengan baju tradisional Jepang yang lain, yukata, karena memang terlihat mirip. Keduanya terlihat seperti jubah yang menutupi seluruh tubuh hingga ujung mata kaki. Padahal, seperti dituturkan ahli kimono Jepang, Kai, ada perbedaan di antara keduanya. Pertama dilihat dari keperluan pemakaian. Yukata lebih sering dipakai untuk acara santai. Sedangkan kimono biasanya dikenakan pada acara resmi. Perbedaan lain adalah dalam hal waktu. Yukata lebih sering digunakan saat musim panas, sementara kimono dapat dipakai sepanjang musim. Dilihat dari bahannya juga ada perbedaan. Yukata menggunakan kain katun sedangkan Kimono berbahan sutra.

Selain bajunya sendiri, perlengkapan lainnya juga berbeda. Saat mengenakan yukata, tidak harus memakai kaus kaki sebagai tambahan. Sementara pada pemakaian kimono wajib mengenakan kaus kaki. Perbedaan yang paling mencolok terletak pada obi atau kain besar yang melingkar di bagian pinggang pemakainya. Pada yukata, obi yang digunakan lebih sederhana misalnya sebatas kain yang dililitkan dan dipita belakang. Sedangkan obi pada kimono dilengkapi dengan bantal kecil di bagian belakang yang membuatnya terlihat lebih resmi.

sumber: tempo online

Mau mengenal bahasa dan budaya Jepang lebih dekat? Gabung yuk! New_Picture[1]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s