Nihon, Nippon, Wa, Hou

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 38

jlmc - nihonJepang, dalam bahasa aslinya adalah Nihon atau Nippon. Berasal dari dua huruf kanji, yaitu nichi (日) dan hon (本). Nichi artinya matahari, dan hon artinya asal. Dua kanji yang membentuk kata itu bisa dibaca dengan dua cara, yaitu Nippon dan Nihon yang artinya ‘tempat asal matahari’. Nama tersebut diberikan oleh orang-orang Cina karena letak Jepang yang berada di sebelah timur Cina. Bagi orang Cina letak Jepang itu di tempat terbitnya matahari.

Pada penulisan dengan kanji, nama Jepang ditulis dengan 日. Negara-negara lain juga ditandai dengan satu huruf kanji. Kebanyakan meniru kanji yang telah dipakai Cina, memilih kanji sesuai dengan bunyi pelafalan nama suatu negara dalam lafal bahasa mereka. Untuk Amerika kanji yang dipakai adalah bei (米). Bila menyangkut hubungan Jepang-Amerika, maka dipakai istilah nichibei (日米). Untuk Cina dipakai kanji chu (中), Korea kan (韓), Inggris ei (英). Untuk Indonesia dipakai huruf katakana i (イ).

Masih terkait dengan kanji nichi, orang Jepang menyebut perusahaan Jepang sebagai nikkei kigyou (日系企業), sedangkan orang keturunan Jepang yang sudah menjadi warga negara asing disebut nikkeijin (日系人)atau biasa disingkat nikkei saja.

Nama Nippon sendiri dipakai orang Jepang dalam kesempatan resmi. Di seragam atlet yang bertanding di berbagai arena internasional, misalnya, tertulis Nippon (dalam huruf Romawi). Demikian pula para supporter biasanya meneriakkan kata Nippon. Sedangkan Nihon digunakan dalam percakapan sehari-hari. Orang Jepang juga sering menyebut negara mereka dengan istilah waga kuni, yang artinya negara kita.

Sebelum Nippon, Jepang dikenal dengan nama Yamato. Dalam huruf kanji ditulis 大和. Kanji kedua, yaitu 和 juga dibaca wa. Kanji ini juga sering dipakai untuk mengidentifikasi Jepang, khususnya untuk membedakannya dengan sesuatu yang berasal dari luar. Untuk yang berasal dari luar, khususnya dari Barat, dipakai kanji yo (洋) yang arti lateralnya ‘laut’. Dalam konteks ini wa adalah lawan/pasangan yo. Contohnya kamar orang Jepang, yang berlantai tatami disebut washitsu (和室), sedangkan kamar bukan tatami atau yang berasal dari tradisi bangsa lain disebut yoshitsu (洋室). Makanan Jepang dikenal istilah washoku (和食) sebagai lawan kata dari yoshoku (洋食). Secara umum style Jepang disebut washiki (和式), sedangkan yang dari luar disebut yoshiki (洋式).

Orang Jepang kadang juga menyebut diri mereka houjin (邦人). Kata ini bermakna ‘orang negara kita’. Biasanya dipakai untuk menyebut orang Jepang yang tinggal di luar negeri. Dalam konteks itu biasanya lebih sering dipakai istilah houjin ketimbang nihonjin.

sumber: budayajepang.wordpress

Mau mengenal lebih dekat bahasa dan budaya Jepang? Gabung yuk! New_Picture[1]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s