Yokohama, Si Kota Pelabuhan

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 119

jlmc - yokohamaYokohama (横浜市 Yokohama-shi) terletak sekitar 30 km dari Tokyo, merupakan salah satu kota penting di Jepang, dan tercatat sebagai kota terbesar kedua setelah Tokyo. Yokohama adalah ibu kota Prefektur Kanagawa, terletak di wilayah Kanto, Pulau Honshu.

Kota ini merupakan kota pelabuhan yang berkembang pesat setelah Jepang membuka diri dari politik isolasi di akhir abad ke-19. Pelabuhan Yokohama merupakan pelabuhan utama di Jepang bersama dengan pelabuhan lain di kota Kobe, Osaka, Nagoya, Hakata, Tokyo, dan Chiba.

Yokohama berkembang sejak abad ke-13 di jaman Keshogunan Kamakura. Nama “Yokohama” sendiri berasal dari nama desa nelayan bernama desa Yokohama (Yokohama-mura) yang terletak di Distrik Kuraki, Provinsi Musashi. Saat itu Yokohama menjadi kota transit di jalur Tokaidō. Hingga di akhir jaman Edo, desa Yokohama adalah desa kecil di atas sebuah delta sungai yang penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan nelayan.

Kota kecil itu berubah pesat setelah armada kapal perang Amerika Serikat di bawah komando Komodor Matthew Perry tiba di selatan Yokohama. Diawali dengan pembukaan pelabuhan di Shimoda dan Hakodate tahun 1854, Amerika berhasil memaksa Jepang mengakhiri kebijakan tertutupnya yang telah berlangsung 200 tahun. Empat tahun kemudian Pelabuhan Yokohama pun dibuka. Pada 1 Juli 1859, Pelabuhan Yokohama diresmikan sebagai pelabuhan terbuka bagi perdagangan dengan negara Barat.

Sebagai pelabuhan perdagangan terbesar di Jepang, selain menjadi pusat perdagangan internasional, Yokohama menjadi pintu masuk budaya luar. Banyak produk budaya Barat yang pertama kali diperkenalkan dan berkembang di Yokohama, antara lain hotel bergaya Barat, restoran, penjahit, dan pabrik roti. Yokohama juga kota pertama di Jepang yang memiliki pacuan kuda modern, surat kabar harian, toko es krim, dan sekolah Katolik untuk anak perempuan. Jalur kereta api juga mulai dibangun dari kota ini, menghubungkannya ke Tokyo. Pusat pembangkit tenaga listrik berbahan bakar batu bara dibangun pertama kali di Yokohama oleh seorang saudagar Inggris.

Yokohama sebagai sebuah kota didirikan secara resmi pada 1 April 1889. Dan kini kota ini telah berkembang demikian pesat dengan penduduk hampir 4 juta jiwa.

sumber: wiki

Mau mengenal lebih dekat bahasa dan budaya Jepang? Gabung yuk! New_Picture[1]

Iklan

3 pemikiran pada “Yokohama, Si Kota Pelabuhan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s