Sakae Tsuboi, tokoh gerakan sastra proletariat Jepang

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 127

Sakae Tsuboi (壺井 栄 Tsuboi Sakae) adalah salah satu nama berpengaruh di dunia sastra Jepang. Perempuan ini lahir di desa Sakate (sekarang bagian dari Kota Shodoshima) pada 5 August 1899. Ia anak kelima dari keluarga Tokichi Iwai, sang pembuat kecap asin. Pada usia muda Sakae sudah masuk dunia kerja menyusul kesulitan ekonomi yang dialami keluarganya.
jlmc - sakaetsuboiPada usia 26 tahun ia hijrah ke Tokyo, berjumpa dengan Shigeji Tsuboi, dan menikah dengan penyair tersebut. Tidak disebutkan kapan Sakae mulai menulis. Namun debutan pertamanya disebutkan dimulai dari peluncuran novel perdananya, Daikon no ha (Radish Leaves) pada tahun 1938. Novel ini mendapat sambutan baik dunia sastra dan mendapatkan beberapa penghargaan. Sejumlah karya lain makin memantapkan namanya di jajaran atas penggiat sastra Jepang. Sakae Tsuboi ditempatkan sebagai tokoh gerakan sastra proletariat, pembawa arus politik radikal sastra Jepang.

Tahun 1967 Sakae Tsuboi diangkat menjadi warga kehormatan Uchinomi, Kagawa, sebelum meninggal dunia di usia yang belum genap 68 (meninggal pada 23 Juni 1967). Untuk menghormati karyanya, pada tahun 1979, Prefektur Kagawa mendirikan The Tsuboi Sakae Prize untuk anak-anak di Kagawa.

***

Pulau tempat Sakae lahir, Pulau Shōdo, terkenal sebagai penghasil kecap asin dan buah zaitun. Ia juga disebut-sebut sebagai pulau kembarnya Milos, Yunani. Kini pulau ini menjadi salah satu tujuan wisata domestik yang populer di Jepang. Pulau Shōdo memiliki kawasan ekoturisme seperti Selat Dobuchi, Angel Road, dan Taman Zaitun Shodoshima. Pulau ini juga dikenal sebagai lokasi novel antiperang Twenty-Four Eyes (二十四の瞳 Nijūshi no Hitomi) yang ditulis oleh Sakae Tsuboi. Novel Sakae ini sudah dua kali diangkat ke layar lebar, pada tahun 1954 dan 1987, dan sebagai drama televisi spesial.

beberapa sumber

Mau mengenal lebih dekat bahasa dan budaya Jepang? Gabung yuk! New_Picture[1]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s