Sakamoto Ryōma, tokoh penggerak revolusi Jepang

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 146

Namanya cukup populer di kalangan rakyat Jepang. Apalagi setelah terbit novel yang menyunting namanya, “Ryōma ga Yuku” karya Ryōtarō Shiba. Kisah hidupnya sering diangkat sebagai drama televisi. Bisa dikatakan, namanya lebih berjaya setelah ia meninggal dunia.
jlmc - sakamoto ryomaSakamoto Ryōma lahir di Kota Kōchi, Domain Tosa, 3 Januari 1836 dari ayah seorang samurai berpangkat rendah, Sakamoto Hachichei Naotari. Ia telah menjadi piatu sejak masih kanak. Ryōma tak melanjutkan sekolah saat berusia 12 tahun. Ia lalu belajar untuk menjadi samurai berpangkat rendah di perguruan bela diri (dojo) di bawah naungan Istana Kōchi. Saat itu usianya 14 tahun. Tiga tahun berikutnya ia merantau ke Edo untuk melanjutkan belajar kendo. Di Edo, Ryōma kembali ke sekolah. Bertepatan dengan itu, Jepang kedatangan kapal hitam Angkatan Laut Amerika Serikat yang mendesak dibukanya pelabuhan di Jepang untuk kapal asing.

Tamat belajar di Edo, Ryōma kembali ke kampung halamannya di Tosa (1854). Ia kemudian belajar tentang situasi di dunia Barat dari pelukis Kawada Shōryō.

Petualangan Ryōma diawali dari peristiwa berdarah Desa Iguchi yang terjadi pada bulan 3 tahun 1861. Peristiwa yang memperuncing perseteruan antara samurai berpangkat tinggi dan samurai berpangkat rendah tersebut menggiring Ryōma bergabung dengan Partai Loyalis Tosa di bawah pimpinan Takechi Zuizan. Berikutnya Ryōma dengan tanpa izin meninggalkan dinas samurai untuk menjadi ronin. Namanya sempat disebut-sebut sebagai tersangka pembunuh Yoshida Tōyō.

Pada 1863, atas perintah Katsu, sang pelindungnya, Ryōma ikut serta membangun Akademi Angkatan Laut Kobe. Sebelumnya ia bertugas sebagai Kepala Sekolah Angkatan Laut Kobe. Karena jasanya, perbuatan desersi Ryōma pada masa lalu diampuni. Namun ia kembali desersi ketika faksi pendukung kedaulatan kaisar diusir dari Kyoto, dan Partai Loyalis Tosa dihancurkan. Konflik yang terjadi di Angkatan Laut membuat keshogunan memecat Katsu dari jabatan kepala. Ryōma kehilangan pelindung. Ia sempat melarikan diri ke Osaka dengan bantuan kenalan Katsu.

Kiprah Ryōma berikutnya adalah ekspor-impor komoditas dan senjata. Ini terjadi setelah ia menetap di Kyoto dan bersekutu dengan Nakaoka Shintarō pada tahun 1865. Berdua mereka merintis terbentuknya Aliansi Satchō. Berkat pertolongan pemerintah Domain Satsuma, Ryōma bersama rekan-rekan pelarian dinas samurai mendirikan asosiasi ronin di Nagasaki bernama Kameyama Shachū (selanjutnya disebut Kaientai). Organisasi ini bergerak di bidang ekspor-impor komoditas dan senjata. Ryōma merupakan mitra dagang Glover Company di Nagasaki (anak perusahaan Jardine Matheson Holdings).

Sakamoto Ryōma meninggal dunia pada usia muda, 31 tahun. Ia ditemukan terbunuh di sebuah penginapan di Kyoto.

sumber: wiki

Mau mengenal lebih dekat bahasa dan budaya Jepang? Gabung yuk! New_Picture[1]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s