Sakura Mochi, penganan pengantar musim semi

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 178

Sakura Mochi adalah salah satu jenis kue yang dibuat di Jepang menjelang musim semi tiba. Makanan ini juga dimakan saat diselenggarakannya festival boneka atau Hinamatsuri pada tanggal 3 Maret. Bentuknya mungil dan indah, dengan keseluruhannya berwarna pink.

Mau coba bikin?

jlmc - sakuramochiBahan-bahan (untuk 4 Porsi)
・ 8 daun sakura yang diawetkan dengan garam
・ ½ gelas (50 gram) tepung terigu
・ 1 sdt gula
・ Sejumput garam
・ 1 sdm tepung kentang (atau tepung jagung)
・ ½ gelas (100 ml) air
・ Sedikit pewarna makanan warna merah
・ 160 gram pasta kacang merah
・ Minyak sayur untuk memasak adonan

Cara memasak
1. Rendam daun sakura di dalam air selama sekitar satu jam untuk menghilangkan garamnya.
2. Campur tepung terigu, gula, garam dan tepung kentang di dalam mangkuk. Tambahkan air lalu aduk menjadi adonan halus. Masukkan beberapa tetes pewarna merah sehingga adonannya berwarna merah muda pucat.
3. Panaskan penggorengan. Lapisi penggorengan dengan minyak sayur. Buat dadar dengan takaran satu sendok sup adonan untuk satu dadar. Gunakan bagian punggung sendok untuk melebarkan adonan menjadi dadar yang tipis dan lonjong. Panaskan di atas api kecil atau sedang. Balikkan setelah sekitar satu menit setelah satu sisinya matang. Angkat dan biarkan dingin.
4. Angkat daun sakuranya dari rendaman air, keringkan menggunakan lap atau tisu dapur. Bagi pasta kacang merah menjadi 8 porsi berbentuk lonjong.
5. Tempatkan seporsi pasta kacang pada setiap dadar, lalu gulung. Kemudian bungkus gulungan tadi dengan daun sakura. Biarkan sakuramochi beberapa lama hingga menyerap bau harum dari daunnya.

Sakuramochi muncul pada abad ke-18 pada sekitar masa Keshogunan Tokugawa ke-8. Tokugawa Yoshimune (yang berkuasa tahun 1716-1745) memerintahkan penanaman pohon sakura dan pohon persik untuk menciptakan lingkungan yang nyaman untuk dinikmati rakyat jelata. Penjaga gerbang di sebuah kuil Buddha di Edo (yang kini dikenal sebagai Tokyo) tidak senang membersihkan daun-daun sakura yang berjatuhan. Ia lalu mendapat gagasan memetik daun-daun itu selagi masih hijau dan mengawetkannya dengan garam. Daun-daun sakura itu digunakan untuk membungkus mochi yang dijual di kedai-kedai teh. Kuenya kemudian menjadi sangat populer. Kue ini masih populer di Jepang sampai sekarang.

sumber: nhk

Mau mengenal lebih dekat bahasa dan budaya Jepang? Gabung yuk! JLMC

Iklan

2 pemikiran pada “Sakura Mochi, penganan pengantar musim semi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s