Sayur bumbu Jepang

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 206

Orang Jepang suka memakan sayuran yang sedang musim. Biasanya sayuran direbus dan langsung disajikan dengan bumbu sederhana untuk mengeluarkan cita rasa dan teksturnya. Pada musim semi biasanya banyak tanaman liar yang bisa dimakan. Tanaman yang disebut sansai (secara harfiah berarti ‘sayuran gunung’) itu muncul di pegunungan yang mencakup 70% wilayah Jepang. Tanaman-tanaman itu biasanya diolah dengan aneka macam bumbu.
jlmc - sayur bumbuMusim semi di Jepang sudah berakhir. Sedangkan di Indonesia, aneka macam sayuran selalu bisa dijumpai pada hampir tiap musim. Jadi, aneka sayuran masih bisa dimanfaatkan menjadi olahan ala Jepang. Yuuuk, mari dicoba..

Sayuran ohitashi dan goma-a’e (sayuran rebus dengan dua jenis bumbu)

Bahan-bahan (untuk 4 porsi)

Bayam ohitashi (bayam dengan kecap asin dan bumbu dari dashi)
・200 gram bayam
・1 gelas kaldu dashi
・1⅓ sendok makan kecap asin
・½ sendok teh gula

Asparagus goma-a’e (asparagus dengan bumbu dari wijen)
・6 batang asparagus hijau
・2 sendok makan biji wijen putih (sangrai)
・2 sendok teh gula
・1 sendok makan kecap asin

Cara memasak
1. Buang akar dari pangkal bayam, cuci bersih lalu potong-potong dengan panjang 4-5 cm. Kupas tipis asparagus 5-6 cm dari bagian dasarnya karena kulit bagian bawah itu agak keras. Lalu potong-potong dengan panjang 4 cm.
2. Didihkan 5 gelas air bersama 1 sendok teh garam. Pastikan airnya sudah mendidih baru masukkan asparagus. Rebus asparagus selama 1 menit kalau batangannya agak tipis; 2 menit kalau tebal. Tiriskan pada saringan atau wadah berlubang.
3. Didihkan lagi airnya, masukkan bayam, rebus selama 1 menit. Sediakan satu mangkuk besar air dingin untuk merendam sebentar bayam rebus. Setelah dingin langsung tiriskan bayam pada saringan atau wadah berlubang. Gunakan kedua tangan untuk memeras airnya.
4. Untuk bumbu ohitashi, ke dalam mangkuk berisi kaldu dashi masukkan kecap asin dan gula. Pastikan gulanya larut. Celupkan bayam rebus ke dalam bumbu hingga semua daunnya terendam. Bayam yang telah dibumbui dapat langsung disajikan atau disimpan di kulkas semalaman.
5. Untuk bumbu goma-a’e, haluskan biji wijen pada cobek atau lesung sampai setengah hancur. Lalu campurkan dengan gula dan kecap asin. Gulingkan atau lumuri asparagus di dalam bumbu. Sajikan.

sumber: nhk

Mau mengenal lebih dekat bahasa dan budaya Jepang? Gabung yuk! JLMC

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s