Berkenalan dengan anjing-anjing pelacak Jakarta Rescue

Pada Sabtu minggu lalu aku berkunjung ke keluarga Lker Setu Babakan, Mas Heru. Menikmati buka puasa dan santap sahur bersama. Minggu pagi, saat semua melanjutkan tidurnya, aku meninggalkan rumah…menikmati pemandangan pagi di danau buatan seluas sekitar 30 ha tersebut. Setu ini memiliki kedalaman 1-5 meter, dengan suplay air dari Sungai Ciliwung.

Suasana pagi masih cukup gelap. Ada yang sedang memperhatikanku! Apakah ia tertarik padaku? Ah, kurasa tidak. Lebih persisnya mungkin waspada. Karena ia menghindar begitu kudekati. Mengambil gambar dari jarak cukup jauh.

dhenok - kucing setuHari Minggu biasa kawasan ini banyak didatangi pengunjung. Konon banyak kuliner khas Betawi yang bisa dijumpai seperti kerak telor, toge goreng, nasi uduk, nasi ulam, soto betawi, dll. Aku sendiri belum pernah melihat langsung keramaian tersebut. Dan yang kujumpai saat itu hanya keheningan pagi.
dhenok - bunga setudhenok - perahu nagaMatahari pagi enggan muncul. Harapan menjumpai sunrise tak terpenuhi. Hanya mendapati tenangnya air yang sekali waktu terkoyak jala para pencari ikan. Bermacam pohon berjajar di tepi setu: mangga, melinjo, jambu. Konon ada pohon-pohon yang terbilang langka seperti kecapi, jamblang, krendang, guni, cimpedak, dan nam-nam. Bahkan jengkol pun ada. Sayangnya aku tak memeriksa sekeliling setu. Yang agak aneh, kujumpai pohon bintaro. Pohon yang sejauh kutahu tak memiliki manfaat untuk alam, selain sebagai peneduh. Bahkan menebarkan racun. Tapi entahlah, pohon ini cukup laris manis dibeli para pengembang untuk menghias halaman-halaman rumah yang sedang mereka bangun.
dhenok - pemancing setuLalu kudapati seseorang sedang bersama seekor Golden. Ahaaayyyy…aku kangen sekali bersentuhan dengan anjing. Sapaan pada si golden berlanjut dengan obrolan dengan sang pemilik. Namanya Hadianto Warjaman, yang ternyata adalah suami Pipiet -adik si empunya rumah yang kuinapi- yang sudah kukenal dalam kunjunganku dua tahun lalu.

“Golden bisa melakukan rescue ya?” Pertanyaan yang sangat awam. Tapi memang itu yang ada di benakku. Golden adalah teman bermain. Menurut Hadianto yang juga menjadi koordinator tim penyelamat bencana ‘Jakarta Rescue’, semua anjing ras bisa dilatih menjadi pelacak. Dalam sejarahnya, sekitar tahun 1857, di Eropa nenek moyang Golden Retriever diberdayakan sebagai anjing pencari binatang buruan yang berhasil ditembak para pemiliknya. Saat ini ada 2 jenis golden, keturunan Amerika dan Eropa. Golden Amerika memiliki bulu yg lebih kasar. Keduanya memiliki kemampuan yg baik sbg pekerja sekaligus sebagai familiar dog.

Pelatihan dilakukan berjenjang. Dari yang paling mudah hingga yang paling rumit. Namun pelatihan sekitar 8 bulan, anjing bisa diturunkan ke ke lokasi bencana untuk melakukan pelacakan. Dalam hal ini korban yang masih hidup. Ini Cleo, anjing berusia 2 tahun yang mereka pelihara ini, setelah pelatihan 8 bulan mulai diikutkan dalam pelacakan.
dhenok - anjing setu cleoBerhasil? Sukses?

“Berhasil biasanya. Tapi Mocha pernah ikut rescue, dan bisa menemukan korban. Yang terjadi, dia bukannya menggonggong (salah satu yang dilatihkan pada anjing: menggonggong saat menemukan korban), tapi malah dusel-dusel tim rescue-nya,” kata Pipiet yang kemudian bergabung dalam obrolan. Hadeuuuh 😀
dhenok - pipiet n mochadhenok - anjing setu mochaCleo dan Mocha adalah salah dua dari 23 anjing pelacak yang pasangan Hadianto-Pipiet pelihara dan latih. Mereka menghuni sebuah rumah yang rindang dengan aneka pepohonan, pada salah satu tepi Setu Babakan.

Begitulah. Perbincangan pagi di tepi setu yang semarak. Bukan hanya bicara soal anjing tapi juga konservasi alam. Sambil melihat tingkah lucu para anjing pelacak dan rescuer yang juga gemar bermain.
dhenok - anjing setu berenangTrimakasih Mas Hadianto, Pipiet, untuk ngobrolnya. Sampai ketemu Cleo, Mocha, dan para gukguk Setu Babakan. Juga kucing cantik yang sempat bikin Mocha antusias untuk mengejar 🙂

dhenok - kucing putih setu

Iklan

2 pemikiran pada “Berkenalan dengan anjing-anjing pelacak Jakarta Rescue

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s