Aku hanya ingin menangis (Pada Suatu Pagi Hari – SDD)

Kehilangannya sungguh menyesakkan. Saat ini, dari sejak lepas jam kerja tadi aku coba membuat tulisan tentangnya. Mencoba mengumpulkan foto-fotonya. Tapi ternyata masih terlalu berat. Aku masih digayuti kesedihan yang sangat. Akhirnya aku hanya ingin menangis. Dan begitu saja, aku menangis. Sendirian. Di sebuah gedung berlantai empat. Dia pernah ada di sini. Kehangatannya masih terasa…

Lalu aku teringat puisi Sapardi.

dhenok - puisi sapardi

Ibu ikhlas (meski masih berusaha keras), anak meong… ibu hanya ingin menangis. Berlarianlah, sayang…berlarianlah dengan gembira di jembatan pelangi… Ibu akan mengawasi dari sini.

dhenok - onin

Iklan

4 pemikiran pada “Aku hanya ingin menangis (Pada Suatu Pagi Hari – SDD)

  1. Gak ada kata kata
    Karna aku tau bagaimana beratnya
    –kehilangan dan ditinggalkan
    Peluk saja ya…
    Semoga bisa sedikit menghangatkan kekosongan

    :*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s