Vocaloid Hatsune Miku

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 220
Bagi penggemar Japan Pop Culture tentunya tak asing dengan istilah Vocaloid. Tapi bisajadi masih awam bagi sebagian orang. Yuk, mari berkenalan.Vocaloid (ボーカロイド) adalah perangkat lunak produksi Yamaha Corporation yang menghasilkan suara nyanyian manusia. Komposisi musik dan lirik dimasukkan di layar penyunting sesuai nyanyian dan iringan musik yang diingini. Suara nyanyian diambil dari “pustaka suara” yang berisi sampling rekaman suara dari penyanyi sebenarnya. Lirik lagu dinyanyikan dalam bahasa Inggris atau bahasa Jepang. Yamaha tidak menjual Vocaloid secara terpisah, melainkan dibundel dengan pustaka suara produksi perusahaan pustaka suara yang mendapat lisensi Yamaha. Vocaloid berasal dari kata “vocal” dan “android”.

Konon Vocaloid awalnya tak lebih dari sebuah program yang tidak dikenal. Hingga kemudian Nico Nico Douga (NND), sebuah situs video di Jepang yang mirip YouTube memiliki peranan penting hingga perangkat lunak ini menjadi terkenal. Segera setelah dirilis, pengguna Nico Nico Douga mulai menampilkan video yang berisi lagu yang dibuat dari perangkat lunak tersebut. Adalah Hatsune Miku (初音ミク), produk perangkat lunak yang menghasilkan suara nyanyian wanita, yang dirilis oleh Crypton Future Media pada 31 Agustus 2007. Melalui situs NND, para pengguna Miku mulai bekerja sama, saling bertukar ide, menampilkan karya mereka yang masih setengah jadi, dan akhirnya diperbaiki oleh pengguna lain.
Nama Hatsune Miku sendiri berasal dari bahasa Jepang yang berarti pertama (初 hatsu), suara (音 ne), dan masa depan Miku (ミク). Penggabungan kata-kata tersebut secara harfiah berarti “suara pertama dari masa depan” karena dia adalah penyanyi pertama dari serangkaian penyanyi “Character Vocal Series” yang diproduksi Crypton. Suara Miku berasal dari sampling suara seorang pengisi suara dari Jepang, Saki Fujita. Versi update dari Miku dirilis pada 30 April 2010 dengan nama Hatsune Miku Append, yang berisi 6 macam model suara dari Miku: soft (lembut), sweet (kekanakan), dark (dewasa), vivid (bersemangat), solid (tinggi), dan light (polos). Yang menarik, Hatsune Miku melakukan konser-konser di atas panggung sebagai proyeksi hologram.sumber: wiki
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s