Don’t Dream It’s Over – Crowded House

Berapa sering kita dihadapkan dengan kondisi: merasa akan kehilangan pada satu sisi, dan di sisi lain kita mengatakan ‘don’t dream it’s over’?

Lead singer Crowded House, Neil Finn mengatakan lebih kurang itulah yang menjadi ide dari lagu ini. Sambil memainkan musiknya di piano milik kakaknya ia menciptakan lagu yang kemudian menjadi salah satu hit mereka. Grup asal New Zealand ini merilis lagu ini pada tahun 1986 dalam album dengan nama mereka, ‘Crowded House’. Lagu ini berhasil menempati posisi dua di Billboard Hot 100 pada April 1987. Sebuah prestasi dari grup ini karena berhasil menembus Amerika. Sebelumnya mereka memang sudah mendapatkan popularitas di UK, namun baru lagu ini yang berhasil memberi mereka prestasi tersendiri. Lagu ini ini juga cukup diperhitungkan di beberapa negara, seperti Kanada, Australia, Norwegia, Belanda, dan Jerman.

‘Don’t Dream It’s Over’ muncul dalam beberapa event penting. Pada tahun 1989 Paul Young menyanyikannya pada Nelson Mandela Tribute Concert. Lagu ini juga digunakan untuk iklan The New Zealand Tourism Commission. Pada tahun 1994 lagu ini juga digunakan dalam miniseri TV, The Stand, yang digarap dari novel Stephen King. Sixpence None The Richer merupakan salah satu grup yang membawakan kembali lagu ini dalam rekaman mereka.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s