Gadis Sentimentil, Oddie Agam pada era 80an

oddie agam - gadis sentimentilGadis Sentimentil
Oddie Agam

Sha la la la la
Aku mengajaknya menonton
Ia mengangguk lalu tersenyum
asalkan dia boleh pilih
jelas ceritanya yang sedih-sedih

Kita pun boncengan di motor
Kuketawa ria sambil bercanda
Begitu usai ceritanya
kulihat matanya basah dan merah

Reff.
Kalau cari pacar, jangan cari pacar gadis sentimentil
Habis waktu di jalanan hanya untuk membujuk gadis sentimentil
Biar begitu tetap cintaku
Seribu tipe wanita tak akan dapat menggantinya

Satu hari di tepi pantai
sekuntum mawar kupersembahkan
Tiada angin tiada hujan ia menangis, katanya romantis

Di zaman modern masa kini
Di kala wanita bermandiri
Tiada kusangka masih ada hei engkau
wanita yang sentimentil

***

Konon lagu ini mencontek nuansa tahun 60-an. Bukan hanya lagu ini tapi juga lagu-lagu lain yang dirangkum dalam album bertajuk sama: Gadis Sentimentil. Dengan musik garapan Raidy Noor seolah kita dibawa pada era Neil Sedaka, Paul Anka atau The Platters.

Gadis Sentimentil adalah album perdana Oddie Agam bersama Jackson Records yang dirilis pada tahun 1986. Belum banyak yang mengenalnya pada masa itu, meski sebetulnya ia sudah menyanyi dan mencipta lagu. Baru pasca kemunculan lagu inilah namanya mulai banyak dilirik. Lagu-lagu lain yang diciptakannya pun banyak yang menjadi hits, seperti ‘Wow’, ‘Surat Cinta’, ‘Bahasa Cinta’, ‘Logika’, dan ‘Tamu Istimewa’ yang dipopulerkan Vina Panduwinata. Pun ‘Antara Anyer dan Jakarta’ yang dibawakan penyanyi asal negeri jiran, Sheila Majid.

Laki-laki bernama lengkap Oddie Agam Luntungan ini sempat menggelar konser tunggal bertajuk “Antara Anyer dan Jakarta”, pada Minggu, 29 April 2007 di XXI Lounge Djakarta Theatre. Konser dengan tema “The Best of Oddie Agam” itu menampilkan tembang-tembang hitsnya yang juga pernah dipopulerkan penyanyi lain. Tentu saja ia menggandeng sejumlah penyanyi dan musisi, seperti Vina Panduwinata, Mus Mujiono, Ahmad Albar, Purwacaraka, Yuni Shara, dan Mulan Kwok. Lima tahun berikutnya ia merilis album bertajuk “50:50”. Album yang diproduseri oleh Adjie Soetama ini, diharapnya bisa menciptakan pembaharuan di industri musik tanah Air. Modalnya sih tetap, lagu dan musik Oddie yang sebelumnya telah menjadi hits.

Tidak bisa move on dari era 80-an juga tampaknya ya 😀 Atau memang itu yang diharapkan, sebuah album kenangan 🙂

Iklan

4 pemikiran pada “Gadis Sentimentil, Oddie Agam pada era 80an

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s