Aku hanya ingin menangis (Pada Suatu Pagi Hari – SDD)

Kehilangannya sungguh menyesakkan. Saat ini, dari sejak lepas jam kerja tadi aku coba membuat tulisan tentangnya. Mencoba mengumpulkan foto-fotonya. Tapi ternyata masih terlalu berat. Aku masih digayuti kesedihan yang sangat. Akhirnya aku hanya ingin menangis. Dan begitu saja, aku menangis. Sendirian. Di sebuah gedung berlantai empat. Dia pernah ada di sini. Kehangatannya masih terasa… Lalu aku…

Damai…damailah, Ibuku…

  Ibu (Iwan Fals) Ribuan kilo jalan yang kau tempuh Lewati rintang untuk aku anakmu Ibuku sayang masih terus berjalan Walau tapak kaki, penuh darah… penuh nanah Seperti udara… kasih yang engkau berikan Tak mampu ku membalas…ibu…ibu Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku…

Bingkisan pasmina untuk Ibu Meong

Sebuah bingkisan buatku, berisi pasmina. Dengan tambahan pesan di wa: “aku belajar banyak dari mbak soal memaafkan. aku salut dengan kesabaranmu.” Antara terharu dan tak percaya mendapati apresiasi itu ditujukan padaku. Tapi ah, semoga benar adanya. Semoga aku memang telah cukup mampu keluar dari diriku di masa lalu. Aku yang murung, marah, gelisah, sakit hati,…

Life begins at fourty, doesn’t it?

Pertambahan usia biasanya mengingatkanku pada capaian. Apa yang sudah kulakukan hingga usia kini? Sudahkah aku melakukan yang terbaik? Apakah aku telah melakukan hal yang bermanfaat untuk orang lain? Dst..dst.. Tapi tidak untuk hari ini. Mari lebih santai menjalani hidup, Dhenok. Jadi, hari ini adalah saat untuk berterimakasih. Atas apa yang sudah terjadi dalam 40 tahun…

What door would you walk through (personality test)

Ini personality test yang kudapatkan di postingan FB minggu lalu. Iseng-iseng coba, dan menarik… mau ikutan coba? 🙂 Lihat gambar, lalu pilih pintu mana yang disuka (untuk dilewati). Tentukan spontan!   Ini dia hasilnya: 1 – You are a fun individual that likes to keep things light and airy. You are all about nurturing others…