Men In Black 3, memerangi alien pada Flower Generation Era

Mari bicara tentang film. Lagi? Yup! Tapi bukan Bel Ami, teuteup hehe… Si Aa Pattinson itu nanti dulu deh. Yang jelas not recomended sama sekalilah. Kecuali -kalau istilah kawanku, Yuli- sedang ingin nonjok orang, tontonlah film itu 😀 Kita bicara Men In Black 3 aja. Meski tidak se-ditunggu2 Harry Potter atau Batman yang akan segera…

The Avengers, persekutuan para pahlawan Marvel

Kemarin, pertemuan selesai jam setengah tiga sore. Korupsi waktu sejam dengan alasan: menemani kawan peserta pertemuan dari luar kota 😀 Jam 3 sore, jalan kaki menyeberangi Cikini Raya. The Avengers tinggal tayang di dua studio. Artinya sudah tidak ngantri lagi. Pilihan lainnya: Dark Shadow dan Safe. Dark Shadow masih baru, masih bisa ditunda. Safe tidak…

21 Jump Street: selamat mengenang masa muda..

Rambut pirang dengan kawat gigi dan penggugup. Itulah penampilan si cerdas Schmidt (Jonah Hill) semasa SMA yang menjadi pembuka film ini. Yup..tampak bodoh dan cupu kalau istilah anak sekarang. Lalu tampillah sang siswa populer, Jenko (Channing Tatum) yang tentu saja hadir untuk menghina si kuper. Lalu seperti yang bisa diduga, mereka lantas berteman. Pertemanan itu…

SOEGIJA, Film tentang Kebangsaan, Kemanusiaan, dan Keimanan

Kemanusiaan itu satu. Kendati berbeda bangsa, asal-usul dan ragamnya, berlainan bahasa dan adat istiadatnya, kemajuan dan cara hidupnya, semua merupakan keluarga besar. Satu keluarga besar, dimana anak-anak masa depan tidak lagi mendengar nyanyian berbau kekerasan, tidak menuliskan kata-kata bermandi darah, jangan lagi ada curiga, kebencian, dan permusuhan. (Mgr. Albertus Soegijapranata, SJ) “Mengalami kepemimpinan di masa…

Hugo, mengejar mimpi hingga akhir sebuah jawaban

Suasana stasiun yang ramai. Bocah laki-laki kecil mengendap, menyelinap di antara keriuhan manusia dengan masing-masing ceritanya. Suasana menjadi tegang ketika anjing penjaga mulai menunjukkan kemampuan endusannya. Sang penjaga pun waspada. Dan si bandit kecil itupun mencari cara melarikan diri. Itulah awal cerita Hugo, film yang kutonton pada sebuah malam entah kapan..sudah lupa.. dan baru sekarang…